Sebutir debu tersesat di padang semesta
Menggigil di bawah langit
Menjahit romantika sunyi
Dengan benang-benang senja

Hanyalah ranting rapuh
Tak sanggup memetik bintang
Namun urung menengadah
Meremuk gundah

Waktu mengunyah langkah
Hari menjelma gurun
Dahaga bergelimang harta
Lapar terpasung rakus