Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Berhenti Memaksa

[PUISI] Berhenti Memaksa
ilustrasi seseorang yang sudah terlepas dari beban (pexels.com/Garon Piceli)
Share Article

Setahun lalu aku kehilangan peta
Tersesat dalam ambisi yang buta
Mengejar idealisme setinggi takhta
Hingga diri menjadi asing dalam cerita

Lalu realita datang mematahkan dahan
Kondisi tak sejalan dengan harapan
Setengah mati kukejar segala impian
Namun berakhir sia-sia dalam dekapan

Kupikir berhenti adalah akhir perjalanan
Hingga aku tiba di titik persimpangan
Kurelakan ambisi yang penuh tekanan
Hanyut mengikuti arus ketenangan

Dulu kukira ini tanda kalah dan pasrah
Namun kini hatiku terasa lebih cerah
Bukan menyerah atau langkah yang salah
Hanya berusaha tanpa paksa yang lelah

Aku tahu peluhku telah jatuh tumpah
Berjuang keras hingga tenaga pun remah
Namun ada takdir yang tak bisa dibantah
Dan aku menerimanya dengan hati yang tabah

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team