Teruntuk asa yang masih terasa
Kemanakah pemilik janji memilih pergi untuk selamanya
Perihal kisah yang meminta untuk selalu ada
Namun, hanya lara yang tersisa tinggal cerita
Musnah sudah semua kisah bersama amarah
Terlampau lelah untuk meminta senyum terus merekah
Segala singgah kini telah berakhir pindah
Melupakan segala ramuan temu, yang berakhir kata pisah
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Meramu Temu
![[PUISI] Meramu Temu](https://image.idntimes.com/post/20211225/fromandroid-482dc676df1d240778b6417fbd1d86d3.jpg)
ilustrasi perempuan kehujanan (unsplash.com/Favour Omoruyi)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorMoch Abdul Aziz