Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Parau Jiwa

[PUISI] Parau Jiwa
ilustrasi jiwa (pexels.com/Soheil Kmp)

Dalam sunyi yang tak bertepi 

Jiwa bergema parau tak terucap 

Di balik senyum yang perlahan pudar 

Ada rindu yang tersesat tak tahu arah

 

Kata-kata terjebak di dalam dada 

Berontak namun tiada yang mendengar 

Seperti ombak yang menghantam garam 

Rasa ini mengikis mengoyak perlahan

 

Namun waktu terus berlalu 

Meninggalkan jejak di sepanjang ingatan 

Dan jiwa tetap parau menunggu jawaban 

Dalam sunyi yang semakin tak terjamah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Lantunan Isyarat Tanpa Suara

14 Mar 2026, 06:54 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction