Tak ada suara ketika kebiasaan lama datang
Ia tumbuh diam di sela-sela pikiranku
Menawarkan nyaman yang pernah kukenal
Lalu perlahan menjauhkan aku dari tujuan
Ada sisi diri yang sulit kulepaskan
Meski tahu ia sering membawa keraguan
Bertahun-tahun kubiarkan tumbuh tanpa batas
Sampai akarnya menyentuh bagian terdalam
Kini perang itu berlangsung tanpa saksi
Setiap hari kuhadapi diriku sendiri
Mencabut sedikit demi sedikit yang merusak
Meski terkadang tangan ini ingin berhenti
Aku tahu berubah bukan perkara sehari
Ada bagian lama yang terus mengetuk pintu
Namun kali ini aku memilih tidak membukanya
Sebab hidup yang baru membutuhkan ruang yang baru
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Perang yang Tak Terlihat
![[PUISI] Perang yang Tak Terlihat](https://image.idntimes.com/post/20250514/pexels-ferdous-15380599-f96a2f31398211c36c1d614d2c908814-05bc51517ffcba16c6a426d4a9c69b67.jpg)
ilustrasi seorang pria yang sendirian (pexels.com/Ferdous Hasan)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- [PUISI] Salah Menafsirkan Pertemuan09 Oct 2026, 05:04 WIB
- 17 Politisi hingga Pakar Bicara soal Ambang Batas Parlemen29 Sep 2026, 12:44 WIB
- [PUISI] Sejauh Apa Kenangan Bisa Pulang?08 Oct 2026, 05:04 WIB
- [PUISI] Larik Tak Bertuan07 Oct 2026, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Semesta Durjana10 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Perang yang Tak Terlihat10 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Nama yang Tetap Kupanggil10 Oct 2026, 00:30 WIB
[PUISI] Kepada Kamu yang Tak Lagi Pulang09 Oct 2026, 23:50 WIB
[PUISI] Noda Kebebasan09 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Dua Puluh Lima09 Oct 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Senja di Jantung Kota09 Oct 2026, 14:47 WIB
[PUISI] Di Pangkuan Ayah09 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Salah Menafsirkan Pertemuan09 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Dua Orang dan Satu Musim08 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Hujan Pertama di Bulan Oktober08 Oct 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Kalah08 Oct 2026, 09:07 WIB
[PUISI] Air Mata Hujan di Awal Oktober08 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Sejauh Apa Kenangan Bisa Pulang?08 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tersesat dalam Labirin Kehidupan07 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Delapan Jumpa dan Penggantinya07 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Bukan Aku yang Tak Cukup07 Oct 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Rumah Bernama Ibu07 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Larik Tak Bertuan07 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Memori di Meja Pojok Nomor Dua06 Oct 2026, 21:17 WIB