Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Perih yang Tidak Terlihat
ilustrasi pria yang sedang sedih (unsplash.com/Yosi Prihantoro)

Wajah tetap tersenyum seperti biasa
Suara keluar tegas tanpa goyah
Tidak banyak yang berubah di permukaan
Namun bagian dalam berjalan lebih pelan

Hal kecil terasa lebih berat dari seharusnya
Pikiran sering berhenti di tengah jalan
Beberapa tawa terdengar nyaring
Meski tidak sepenuhnya tulus

Tidak semua luka tampak di luar
Sebagian menetap di ruang yang sunyi
Tidak meminta untuk terlihat
Hanya bertahan tanpa banyak tanda

Hari berjalan melewati semuanya
Langkah kuatur supaya tidak goyah
Perih itu tidak dapat dijelaskan
Cukup dikenali tanpa harus terlihat

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team