Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Waktu yang Belajar Mengerti

[PUISI] Waktu yang Belajar Mengerti
ilustrasi waktu (unsplash.com/Pierre Bamin)

Jam di dinding terus bergerak
Namun rasanya tidak selalu maju
Ada hari yang tertinggal di belakang
Meski tanggal sudah berganti

Beberapa momen enggan dilepas
Seperti menempel di sela ingatan
Aku mencoba berjalan menjauh
Namun langkah sering kembali ke titik lama

Perlahan sesuatu mulai berubah
Bukan pada kejadian di luar sana
Melainkan cara melihat yang bergeser
Yang dulu terasa berat kini lebih ringan

Waktu tidak menjelaskan apa-apa
Ia hanya memberi jarak yang cukup
Dari sana aku mulai memahami
Apa yang dulu tidak sempat dimengerti

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Logika Tak Kuperlukan saat Ini

02 Apr 2026, 18:04 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction