Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pesan dari Masa Lalu

ilustrasi wanita membuka amplop surat
ilustrasi wanita membaca surat (Pexels.com/cottonbro studio)

Kutuliskan surat untuk masa depan
Paduan tanya dan laralah kerangka
Juga sisipkan angan di sela-sela
'Biar kubaca nanti', janjiku

Namun, rutinitas memaksaku acuh
Sebab kepala terlalu riuh bicara
Hingga lupa merangkai balasan
Haruskah kini kujadi pembaca?

Kutatap lekat pesan dari masa lalu
Mencoba pahami makna tiap paragraf
Hingga kutemu dekap tak kasat mata
Tersembunyi di antara goresan tinta

Ternyata, memang tak harus jemari lain
Kurengkuh seluruh luka di tubuhku
Entah hari ini, esok, ataupun kala itu
'Kan kupastikan seluruhnya diawali namaku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Pesan dari Masa Lalu

14 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan membaca buku di laut

[PUISI] Tabu

14 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih

[PUISI] Sebuah Penantian

13 Jan 2026, 17:57 WIBFiction
ilustrasi hakim

[PUISI] Korupsi Antik

12 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi banjir dari atas

[PUISI] Nyanyian Duka

11 Jan 2026, 21:17 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Kalimat Semesta

11 Jan 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi bayangan seorang perempuan

[PUISI] Monolog

11 Jan 2026, 05:15 WIBFiction