Ada jutaan suara yang bertabrakan
Ribuan wajah lalu lalang di jalan
Tapi sungguh aneh, hatiku selalu menemukan arah pulang
Seolah punya radar rahasia,
yang bekerja tanpa bahasa
Aku mengenal langkahmu dari jauh
Bahkan sebelum namaku kau tahu
Dan kau mengenal sunyiku yang runtuh
Seperti takdir yang sudah bertumbuh
Mungkin semesta memang sudah tahu
Bahwa aku akan selalu menuju kamu
Karena di tengah ramai yang membaur
Jiwa kita tetap saling memburu
Jadi, biarlah dunia terus berputar
Lampu-lampu kota terus berpijar
Sebab sejauh apa pun kita terpencar
Aku akan menemukanmu
dari radar yang berpendar
![[PUISI] Radar yang Berpendar](https://image.idntimes.com/post/20260528/img_0226_79438068-de8b-4d09-90ae-665f667114d3.jpeg)