Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Radar yang Berpendar
ilustrasi banyak orang menyeberang jalan (magnific.com/Arthur Hidden)

Ada jutaan suara yang bertabrakan
Ribuan wajah lalu lalang di jalan
Tapi sungguh aneh, hatiku selalu menemukan arah pulang
Seolah punya radar rahasia,
yang bekerja tanpa bahasa

Aku mengenal langkahmu dari jauh
Bahkan sebelum namaku kau tahu
Dan kau mengenal sunyiku yang runtuh
Seperti takdir yang sudah bertumbuh

Mungkin semesta memang sudah tahu
Bahwa aku akan selalu menuju kamu
Karena di tengah ramai yang membaur
Jiwa kita tetap saling memburu

Jadi, biarlah dunia terus berputar
Lampu-lampu kota terus berpijar
Sebab sejauh apa pun kita terpencar
Aku akan menemukanmu
dari radar yang berpendar

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team

EditorAtqo Sy