Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Resah yang Lama Terpendam

[PUISI] Resah yang Lama Terpendam
ilustrasi jalanan malam hari (freepik.com/freepik)

Di langit muram kutemukan rintik
Jatuh perlahan memeluk bumi yang letih
Setiap tetes seolah berbisik lirih
Untuk melepaskan dan biarkan luka ini mengalir pergi

Hujan turun, membasuh jejak air mata
Mencairkan resah yang lama terpendam
Pada alirannya kutitipkan duka
Agar hanyut menuju sungai kedamaian

Aku berdiri di bawah derasnya rahmat
Kini tak lagi ada perih yang mengikat

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hari Ini, Aku Berani Lagi

15 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction