Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Rindu Menunggu Datangnya Terbit
ilustrasi Matahari terbit (unsplash.com/Bruno Leschi)

Malam masih panjang di atas jendela
Bayangmu tinggal tanpa bentuk jelas
Jam bergerak pelan di dinding dingin
Menemaniku duduk bersama kegelapan

Rindu tidak meminta penjelasan
Ia datang dengan caranya sendiri
Menempati ruang yang sulit ditutup
Bertahan tanpa banyak suara

Langit perlahan berubah warna
Kelabu mulai membuka jalan bagi terang
Aku menatap arah yang sama berulang kali
Seolah ada yang akan kembali dari sana

Saat cahaya pertama akhirnya muncul
Sinar Mentari seakan belum terasa cukup
Namun rindu menemukan tempatnya
Menunggu dengan tenang tanpa harus memiliki

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎