Kembali aku memimpikannya
Mimpi yang sama sekali tak kuinginkan
Namun anehnya, sebagian diriku masih menyukainya
Dan terus menyimpan bayangnya hingga pagi
Aku tak ingin menganggapnya pertanda
Kata orang, pikiranku masih dipenuhi dirinya
Hingga ia tumbuh sendiri di alam bawah sadarku
Lalu menjelma kembali dalam tidurku
Tapi aku berani bersumpah
Sejak hari itu, tak pernah sengaja kuingat dirinya
Aku telah memilih melangkah sendirian
Meninggalkan semua luka, termasuk dirinya
Bagaimanapun, ia tetap bagian dari ceritaku
Meski akhirnya meninggalkan jejak yang pahit
Dari luka itu aku belajar banyak hal
Tentang batas, tentang rapuh, tentang diriku sendiri
Mungkin mimpi itu datang bukan untuk menggodaku
Melainkan untuk mengingatkanku
Agar aku tak kembali pada kesalahan yang sama
Dan tak lagi mengorbankan hatiku begitu saja
![[PUISI] Sebatas Pengingat](https://image.idntimes.com/post/20260219/pexels-chally-1022690_25a08b6e-69a6-4028-833e-246cb7fe7947.jpg)