Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Sebongkah Es
ilustrasi sebongkah es (pexels.com/Diana Smykova)

Dalam genggaman yang hangat
Sebongkah es meluruh dengan sabar
Ia membasuh sisa panas yang tergesa
Sebelum akhirnya raib tanpa bersuara

Aku menatap diri seperti itu
Beku, keras, takut meleleh
Takut bentukku lenyap saat dunia menarik
Padahal, waktu tak menunggu siapa pun

Dunia tak diciptakan untuk membeku
Yang kaku akan retak, yang lepas akan mengalir
Biarlah aku meleleh perlahan
Mengikuti arus, tanpa menolak arah yang menunggu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎