Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sepi yang Kembali Sunyi

[PUISI] Sepi yang Kembali Sunyi
Ilustrasi menyendiri (Unsplash.com/Stefan Spassov)
Share Article

Sepi mengajarkanku bahwa
Ramai itu menyenangkan
Cerahkan suram dan kelabu
Lukiskan warna di penghujung hujan
Membawa rona menelusupi hati

Sepi mengingatkanku pada
Kesendirian tanpa kawan
Hanya berlari mengitari sunyi
Mencari setitik terang di kelamnya waktu
Gelap, meski tak memejam

Sepi juga menuliskan tentang
Ribuan kata yang dibungkam
Syair yang belum mengalun
Dipaksa hanyut dalam derasnya rinai
Menghujam hati 'tuk diam mendekam

Kali ini sepi terlalu banyak bicara
Membelalaki mata yang menatap nanar
Meneriaki telinga yang mencuri dengar
Tentang kabarmu di ujung senja
Tanpa kata, tanpa nada

Sepi ini kembali sunyi
Di penghujung malam menuju pagi
Sendiri lalu menepi
Tanpamu yang sangat kunanti
Tanpamu yang pergi bersama ribuan janji

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More

[PUISI] Terlelap di Ranjang Samudra

19 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Segenggam Getar

[PUISI] Segenggam Getar

16 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pergi ke Matahari

[PUISI] Pergi ke Matahari

16 Jun 2026, 05:04 WIBFiction