Sudah lama kuberi sinyal cinta,
yang tak juga kau sadari artinya
Atau mungkin kau sebenarnya peka,
tapi bersikap seolah kita bukan apa-apa
Padahal kita telah lama berbagi semuanya,
tawa dan luka yang tak biasa

Tak pernah ada surat cinta,
hanya tanda yang terlalu jelas maknanya
Bahwa aku begitu mendamba,
tapi tak juga kunjung kau baca
Lewat tatapan yang sengaja,
tertuju padamu terlalu lama
Pun obrolan yang selalu kucari alasan untuk memperpanjangnya

Cukup, harusnya kau dan aku telah jadi kita
Seandainya kau cukup berani untuk mengakui rasa
Yang mungkin telah lama kau simpan dalam dada
Yang mungkin membuatmu takut mengubah segalanya

Sepertinya, hatiku yang mesti lebih dulu bersuara
Namun, akankah kau menerimanya?
Dapatkah kau mendengar tanpa terbebani olehnya?
Lagi-lagi pertanyaan itu, mengurung keberanian yang sempat berkuasa