Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Sisi Gelap Senja
ilustrasi langit senja (pexels.com/Lucas Pezeta)

Senja datang dengan warna yang indah,
dan aku terbuai oleh kilaunya,
namun tak semua orang melihat sisi gelapnya.

Di balik langit yang perlahan meredup,
ada perpisahan yang berjalan lembut tanpa suara.

Cahaya tenggelam sedikit demi sedikit,
membawa pergi hal-hal yang tak sempat dipertahankan,
menyisakan kenangan yang masih bertahan
di sudut hati yang sepi dan enggan melupakan.

Aku berdiri sendiri memandang ufuk yang memudar,
membiarkan waktu menyelesaikan tugasnya.
Karena seperti senja yang pada akhirnya pergi,
ada hal-hal yang memang harus dilepaskan.

Dan pada sisi gelap senja itu,
aku mencoba belajar menerima kehilangan,
meski dengan langkah yang tertatih,
tanpa membenci kenangan yang ditinggalkannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team