Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Tentang Hari Esok yang Belum Tiba
ilustrasi seseorang yang sedang merenung (pexels.com/JESSICA TICOZZELLI)

Tuhan, betapa banyak nikmat yang telah kuterima
Kasih, kesehatan, dan hidup yang penuh warna
Sering kali bahagia lebih dulu menyapa
Membuatku malu jika lupa berterima kasih pada-Mu

Namun, terkadang terlintas tanya dalam dada
Akankah esok menyimpan duka yang lebih berat?
Jika hari ini begitu banyak bahagia
Haruskah aku takut pada luka yang belum terlihat?

Lalu kusadari, takdir bukan untuk kutebak
Tak perlu kutakuti hari yang belum tiba
Jika kelak ujian datang mengetuk
Tuhan tahu batas kuat hamba-Nya

Maka biarkan hari ini kupeluk dengan syukur
Kugunakan segala nikmat tuk menebar kebaikan
Tentang esok, kuserahkan segala yang belum terukur
Sebab tugasku berbuat baik, selebihnya Tuhan yang menentukan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team