Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tentang Rindu dan Keputusasaanku

[PUISI] Tentang Rindu dan Keputusasaanku
sumber.com

 

Malam kembali rubuh dengan matang. Di sudut-sudut sepi kembali kukais asa yang meremah. Barangkali, namamu yang tergantung di pucuk-pucuk bintang terjatuh di sana. Barangkali, ada seutas rindu yang masih menghangat di sana.  

Seusai senja tadi, aku berusaha memungut ingatan tentang warna yang kaujatuhkan, namun kudapati pasi. Lalu, kutangkup jingga yang pucat di sela malam, ada duka yang berbisik di lingkar waktu. Redup. Jarum jam malas berdetak kembali. Kenang yang dulu riang, tinggallah sajak-sajak yang sumbang.

Suara sesapan kopi kini berganti secangkir sepi. Lamat-lamat, kuramu pekat yang kauberi begitu dekat. Dengan sabar, kuanyam rindu yang tak lagi searah. Kurapal doa yang tak lagi menggenap.  Dengan segala rindu, aku menunggu pada segenap gebu. Walau kutahu, pada tungku senyummu, kauredupkan bara yang tak lagi menghidupkanku.

Angin sudah terlalu tua menyuarakan mimpi-mimpi. Di tepian air mata, ia hadir bukan sebagai penyejuk, ia tak lagi menjadi peneduh. Kecup yang dingin dan tatap seadanya, adalah sebaik-baiknya luka di muara temu yang semu. Kelak, ketika rindu ini terselip di pagimu, lihatlah keluar jendela. Kau akan tahu ada daun-dauh rapuh dan terpuruk ditinggal musim: cintaku.

 

Share
Topics
Editorial Team
Ana Yusuf
EditorAna Yusuf
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Suara yang Dianggap Berlebihan

15 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction