Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Teruntuk Jiwa yang Berserah
ilustrasi seorang muslim yang sedang berdoa (pexels.com/Sigit Prismono)

Senja terus melarungkan takbir
Gemanya memeluk jiwa yang dingin oleh angkara
Lantas, meluruh bersama ego yang nyalar merajai telatah
Saat itu jua, kisah itu berkelindan membuat sesak dada
Berbisik tentang anak dan ayah
Bergumam tentang pasrah dan berserah

Pada akhirnya, narasi itu bukan tentang kekejian dan darah
Bukan tentang siapa yang kehilangan dan paling berkuasa
Melainkan tentang keikhlasan meletakkan tunduk pada Ilahi

Kisah itu kembali mengetuk, ketika langit memerah
Dan tenang pun meluas membasahi amarah
Selamat merayakan hari yang penuh berkah
Teruntuk jiwa-jiwa yang menang dalam berserah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team