5 Bekal Makanan untuk Mendaki Gunung yang Praktis dan Tahan Lama

Mendaki gunung memang jadi salah satu aktivitas favorit banyak orang. Selain bisa menikmati keindahan alam, pendakian juga bisa jadi ajang melatih fisik dan mental. Tapi, ada satu hal penting yang sering disepelekan pendaki pemula, yaitu bekal makanan dan minuman.
Bayangin aja kalau lagi capek-capeknya di jalur pendakian, perut tiba-tiba keroncongan, tapi kamu gak bawa makanan yang tepat. Bisa-bisa tenaga habis sebelum sampai puncak. Nah, biar pendakian kamu lebih nyaman, berikut rekomendasi lima bekal makanan yang cocok untuk naik gunung yang praktis, tahan lama, dan pastinya bikin kenyang.
1. Roti selai atau sereal bar

Roti jadi salah satu makanan favorit para pendaki kerana praktis banget buat bekal naik gunung. Tinggal oles selai kacang, cokelat, atau stroberi, langsung bisa dinikmati deh. Roti ini mengandung serat dan karbohidrat kompleks yang bisa langsung diubah jadi energi. Cocok banget jadi sumber energi buat para pendaki.
Selain roti, kamu juga bisa pilih sereal bar, Bentuknya kecil, ringan, tapi kandungan gizinya lumayan lengkap. Ada karbohidrat, kalori, serat, sampai protein yang bisa kasih energi instan saat lagi trekking. Sereal bar biasanya punya masa simpan panjang, jadi aman dibawa walaupun pendakian sampai 2-3 hari.
2. Onigiri dan beras

Kalau ngomongin makanan yang bikin kenyang tahan lama, jawabannya tentu aja nasi alias beras. Buat orang Indonesia, rasanya belum makan kalau belum ketemu nasi, kan? Nah, karena itu, banyak pendaki yang tetap bawa bekal nasi ke gunung, biasanya dalam bentuk nasi bungkus atau onigiri (nasi kepal ala Jepang).
Onigiri cocok banget buat bekal pendakian singkat. Tapi kalau pendakiannya cukup lama, wajib bawa beras biar kebutuhan energi terpenuhi. Bawa beras juga lebih efisien dibanding bawa nasi matang dari rumah. Tinggal masak di camp pakai kompor portable atau nesting, kamu bisa tetap makan nasi hangat dengan nikmat.
3. Mie instan atau makanan cepat masak

Gak bisa dipungkiri, mie instan adalah makanan legendaris para pendaki. Rasanya nikmat banget kalau dimakan di tengah hawa dingin gunung. Apalagi mie itu ringan, praktis dan gampang dimasak. Tinggal seduh pakai air panas, langsung jadi. Gak butuh alat masak yang ribet, cukup kompor portable dan panci kecil udah bisa.
Kuah mie instan hangat cocok banget diminum di tengah suhu dingin pegunungan. Bikin perut nyaman sekaligus badan terasa lebih hangat. Selain mie, kamu juga bisa bawa oatmeal, bubur instan, atau sup instan yang tinggal diseduh air panas. Jangan lupa simpan mie atau makanan instan dalam wadah kedap udara biar gak basi.
4. Cokelat dan snack manis

Selain makanan utama kayak nasi atau mie instan, cokelat juga jadi primadona banyak pendaki. Rasanya yang manis karena mengandung gula, membuat makanan ini jadi salah satu sumber tenaga bagi para pendaki. Mereka juga biasanya mengganti coklat dengan gula jawa yang juga memiliki kandungan gula dan kalori di dalamnya.
Selain bisa memulihkan tenaga, cokelat juga bisa bantu merangsang hormon endorfin alias hormon bahagia. Jadi, selain bikin tenaga balik, juga bisa bikin semangat naik lagi. Nah, agar coklat tetap aman dan tahan lama, masukkan ke wadah yang tahan air atau bisa dimasukkan ke dalam plastik.
5. Buah segar dan kacang-kacangan

Selain makanan berat, pendaki juga butuh cemilan sehat yang bisa kasih energi tambahan. Nah, bawa buah segar pas banget buat menemani perjalanan ke puncak. Buah seperti apel atau jeruk bisa kasih vitamin C yang bantu jaga daya tahan tubuh. Pas banget buat melawan rasa lelah dan cuaca dingin di gunung.
Selain buah, kacang-kacangan juga cocok banget buat camilan sehat di perjalanan. Bisa pilih kacang almond, mete, atau kacang tanah panggang. Kalau udah eneg makan mie instan atau snack manis, buah dan kacang-kacangan bisa jadi variasi cemilan yang lebih sehat dan tetap ngenyangin.
Naik gunung itu seru, tapi jangan lupa kalau bekal makanan dan minuman punya peran penting banget buat jaga stamina. Dengan bawa makanan yang tepat, perjalanan kamu bakal lebih aman, nyaman, dan pastinya gak gampang lelah. Ingat, pilih bekal yang praktis, awet, dan bikin kenyang, supaya tenaga tetap terjaga sampai puncak. Dan yang paling penting, jangan lupa bawa pulang semua sampahmu biar gunung tetap bersih.