Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Sayuran yang Awet Tanpa Masuk Kulkas, Penyelamat Anak Kos di Tanggal Tua
ilustrasi sayuran (pexels.com/MART PRODUCTION)

Di kehidupan anak kos atau kamu yang baru belajar mandiri, pasti akrab banget sama drama kulkas penuh, mati lampu, atau bahkan gak punya kulkas sama sekali. Mau masak sehat agar hemat, tapi mager banget kalau harus bolak-balik ke pasar tiap pagi demi sayuran segar. Ujung-ujungnya, niat masak healthy food malah malas duluan sebelum dieksekusi karena sayurannya keburu busuk dan berakhir di tempat sampah.

Kalau masalah ini dibiarkan terus, dompet kamu bakal makin menipis karena keseringan delivery order makanan dari luar yang belum tentu sehat. Nutrisi tubuh gak terpenuhi dan kamu pun bakal terjebak di lingkaran setan mi instan tiap kali tanggal tua. Padahal, setidaknya ada lima jenis sayuran yang kuat tanpa kulkas yang bisa jadi penyelamat budget makan sekaligus kesehatanmu.


1. Kentang, si serba bisa yang tahan berminggu-minggu

ilustrasi kentang (pexels.com/ Victoria Emerson)

Sayuran umbi-umbian yang satu ini jadi sahabat terbaik buat kamu yang gak punya kulkas atau kulkasnya lagi penuh. Kentang punya struktur yang solid dan kandungan pati tinggi. Oleh karena itu kentang gak gampang keriput walau cuma ditaruh di suhu ruang. Cukup simpan di wadah terbuka yang kering dan punya sirkulasi udara baik, jauh dari sinar matahari langsung, ya.

Oh iya, jangan pernah menyatukan kentang dengan bawang bombay dalam satu wadah karena gas etilen dari bawang bisa bikin kentang cepat bertunas, lho. Kamu bisa mengolahnya jadi kentang balado, mashed potato, atau sekadar digoreng buat camilan nonton series. Jadi, gak ada alasan lagi buat lemas di tanggal tua karena stok karbohidrat sehat ini aman terkendali, deh.


2. Wortel dengan trik penyimpanan media kering

ilustrasi wortel tendersweet (pexels.com/Alesia Kozik)

Wortel sering kali disangka bakal cepat lembek kalau gak masuk kulkas, padahal sayuran berwarna oranye ini aslinya cukup tangguh. Rahasianya terletak pada cara kamu menjaga kelembapan alaminya tanpa bikin si wortel basah kuyup. Kamu bisa menyimpannya dalam wadah berisi pasir kering atau cukup dibungkus kertas koran bekas agar sirkulasi udaranya tetap terjaga dengan baik, guys.

Bukan rahasia lagi kalau wortel itu kaya akan vitamin A dan antioksidan yang bagus buat mata kamu yang sering scrolling media sosial sampai tengah malam. Mengolahnya juga gampang, tinggal potong-potong buat campuran sup, tumisan, atau direbus buat teman makan ayam goreng.


3. Kubis yang punya pelindung alami berlapis-lapis

ilustrasi kubis (pexels.com/Arina Krasnikova)

Kubis atau kol merupakan rajanya sayuran daun kalau urusan bertahan hidup di luar kulkas. Desain daunnya yang rapat dan berlapis-lapis secara alami berfungsi sebagai perisai pelindung dari penguapan air yang berlebihan. Selama kamu gak memotongnya menjadi dua bagian, kubis utuh bisa bertahan segar hingga satu sampai dua minggu di sudut dapur yang sejuk, kok.

Kalau bagian daun paling luarnya mulai kelihatan agak layu atau menguning, kamu tinggal kupas dan buang saja lapisan luar tersebut karena bagian dalamnya dijamin masih renyah. Kubis ini sangat fleksibel untuk menu masakan apa saja, mulai dari pelengkap mi goreng, disayur bening, sampai dibikin bakwan kriuk. Oh iya, kubis jangan dicuci dulu sebelum disimpan. Cukup cuci bersih sesaat sebelum kamu mau memotongnya untuk dimasak.


4. Labu siam, si hijau yang tangguh dan menghidrasi

ilustrasi labu siam (pexels.com/Daniel Dan)

Labu siam punya kulit luar yang cukup tebal dan kandungan getah alami yang membantu mempertahankan kesegarannya meski tanpa suhu dingin. Sayuran ini sangat cocok buat kamu yang butuh asupan makanan tinggi air tapi malas bolak-balik belanja ke pasar. Taruh saja labu siam di keranjang anyaman atau wadah terbuka yang kering, maka labu siam bisa tahan selama berhari-hari.

Kandungan airnya yang tinggi bisa bantu menghidrasi tubuhmu yang lelah setelah seharian beraktivitas di luar rumah. Kamu bisa bikin tumis labu siam pedas manis atau mencampurkannya ke dalam sayur asem yang segar buat makan siang.


5. Bawang bombay yang makin kering makin awet

ilustrasi bawang bombay (pexels.com/William Bradshaw)

Meski sering dianggap sebagai bumbu, bawang bombay dikategorikan sebagai sayuran umbi yang punya daya tahan luar biasa di suhu ruang, lho. Proses pematangan bawang bombay yang lambat membuatnya bisa bertahan hingga satu bulan penuh tanpa bantuan mesin pendingin, ya. Kunci utamanya adalah kelembapan yang rendah, jadi pastikan tempat penyimpanannya benar-benar kering dan gak pengap, ya.

Kamu bisa memakainya buat tumisan kangkung, campuran telur dadar biar makin tebal, atau digoreng tepung jadi onion ring yang krispi. Ingat, jauhkan mereka dari kentang ya agar keduanya gak saling ‘membunuh’ bikin satu sama lain cepat membusuk.

Menjaga pola makan sehat di perantauan atau saat berhemat ternyata gak sesulit yang kamu bayangkan, kan? Dengan memilih sayuran yang kuat tanpa kulkas di atas, kamu tetap bisa masak makanan bernutrisi tanpa perlu khawatir bahan makananmu terbuang sia-sia. 




This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article