Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Cara Memperbaiki Masakan yang Kurang Bumbu, Jangan Langsung Dibuang

6 Cara Memperbaiki Masakan yang Kurang Bumbu, Jangan Langsung Dibuang
ilustrasi nasi goreng (freepik.com/topntp26)
Intinya Sih
  • Artikel membahas cara menyelamatkan masakan yang terasa hambar dengan menyeimbangkan rasa dasar seperti asin, manis, asam, dan umami agar hasilnya lebih hidup.
  • Ditekankan pentingnya menambahkan garam sedikit demi sedikit, memakai penyedap alami seperti kaldu atau kecap asin, serta menyesuaikan rasa dengan gula atau bahan asam.
  • Dianjurkan memperkuat aroma lewat bawang dan rempah segar, memastikan teknik memasak tepat, serta memberi sentuhan akhir seperti bawang goreng atau minyak wijen untuk meningkatkan cita rasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Semua orang pasti pernah mengalami hal ini: sudah masak dengan sepenuh hati, tapi waktu dicicip, ternyata rasanya hambar atau kurang nendang. Tenang, ini hal yang super umum, bahkan untuk orang yang sudah sering di dapur sekalipun. Kabar baiknya, masakan yang kurang bumbu itu masih bisa diselamatkan, asal tahu caranya.

Masalah “kurang bumbu” biasanya bukan cuma soal garam yang kurang, tapi bisa juga karena komposisi rasa belum seimbang. Dalam dunia masak, ada beberapa rasa dasar yang harus saling mendukung: asin, manis, asam, dan umami. Kalau salah satunya kurang, hasil akhirnya jadi terasa flat. Nah, supaya kamu tidak panik lagi kalau masakan terasa kurang mantap, ini beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan.

Table of Content

1. Tambahkan garam sedikit demi sedikit

1. Tambahkan garam sedikit demi sedikit

ilustrasi garam (pexels.com/Artem Beliaikin)
ilustrasi garam (pexels.com/Artem Beliaikin)

Ini adalah langkah paling basic dalam memasak, tapi justru sering dilakukan terlalu buru-buru. Banyak orang langsung menambahkan garam dalam jumlah besar tanpa berpikir dua kali. Padahal, cara seperti ini berisiko membuat masakan jadi keasinan. Sebaiknya, tambahkan garam sedikit demi sedikit agar lebih terkontrol. Setelah itu, aduk masakan dengan baik supaya rasa menyebar merata. Jangan lupa untuk mencicipi setiap kali menambahkan garam. Kadang, hanya dengan “sentuhan” kecil saja, rasa masakan sudah bisa langsung terasa lebih hidup.

2. Coba tambahkan penyedap alami

ilustrasi kaldu (freepik.com/KamranAydinov)
ilustrasi kaldu (freepik.com/KamranAydinov)

Kalau kamu tidak mau menambahkan MSG pada masakanmu, ada banyak alternatif alami yang bisa meningkatkan rasa. Misalnya kaldu ayam, kaldu jamur, atau bahkan kecap asin. Bahan-bahan ini kaya akan rasa umami yang membuat masakan jadi lebih gurih tanpa terasa berlebihan.

3. Seimbangkan dengan rasa lain

ilustrasi asam jawa (freepik.com/jcomp)
ilustrasi asam jawa (freepik.com/jcomp)

Kadang masakan terasa kurang bumbu bukan karena kurang asin, tapi karena kurang “kontras” antar rasa. Rasa yang terlalu datar biasanya butuh sentuhan kecil agar lebih hidup. Kamu bisa menambahkan sedikit gula jika masakan terasa terlalu asin. Sebaliknya, tambahkan sedikit asam seperti air jeruk nipis atau cuka jika rasanya terlalu berat. Perubahan sederhana ini sering kali cukup untuk membuat rasa jadi lebih seimbang.

4. Tambahkan bawang atau rempah segar

ilustrasi bawang putih (unsplash.com/ji jiali)
ilustrasi bawang putih (unsplash.com/ji jiali)

Kalau masakan terasa hambar, bisa jadi bukan cuma rasanya yang kurang, tapi aromanya juga belum kuat. Aroma punya peran besar dalam menentukan enak atau tidaknya sebuah hidangan. Coba tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum terlebih dulu. Kamu juga bisa menambahkan rempah, seperti jahe dan lengkuas untuk memperkaya aroma. Setelah itu, campurkan tumisan tersebut ke dalam masakan utama. Biasanya, aroma yang keluar bisa langsung mengangkat cita rasa secara signifikan.

5. Gunakan teknik memasak yang tepat

ilustrasi tumis tahu dan jamur (freepik.com/timolina)
ilustrasi tumis tahu dan jamur (freepik.com/timolina)

Kadang masalahnya bukan di bumbu, tapi di cara memasak. Misalnya, bumbu yang tidak ditumis hingga matang sempurna bisa terasa “kurang keluar”. Pastikan kamu menumis bumbu sampai harum sebelum menambahkan bahan lain. Ini langkah yang penting sekali, tapi sering disepelekan.

6. Tambahkan topping atau finishing touch

ilustrasi bawang goreng (freepik.com/jcomp)
ilustrasi bawang goreng (freepik.com/jcomp)

Kadang sentuhan terakhir bisa membuat perbedaan besar dalam sebuah masakan. Tanpa perlu tambahan yang rumit, hasil akhirnya bisa terasa jauh lebih maksimal. Taburan bawang goreng atau irisan daun bawang misalnya, bisa langsung menambah aroma dan tekstur. Bahkan, sedikit minyak wijen saja sudah cukup memberi kesan lebih wangi dan menggugah selera. Trik ini memang simpel, tapi efeknya sering kali luar biasa.

Pada akhirnya, memperbaiki masakan kurang bumbu itu soal “feeling” yang diasah terus-menerus. Semakin sering kamu mencoba dan mencicipi, semakin peka juga lidahmu terhadap keseimbangan rasa. Jadi, kalau hari ini masakanmu belum sempurna, santai saja karena itu bagian dari proses belajar. Yang penting, jangan langsung menyerah atau dibuang. 

FAQ Seputar Cara Memperbaiki Masakan yang Kurang Bumbu

Apakah masakan yang sudah terlanjur matang masih bisa diperbaiki rasanya?

Ya, masih bisa. Untuk masakan yang sudah matang, tambahkan bumbu secara bertahap sambil terus diaduk di api kecil atau sedang. Hindari merebus terlalu lama karena bisa membuat tekstur bahan hancur. Teknik terbaik adalah membuat “slurry” atau pasta bumbu terpisah (misalnya bawang putih + garam + sedikit air), lalu masukkan ke masakan sambil diaduk.

Bagaimana cara memperbaiki masakan yang kurang umami tanpa menggunakan penyedap rasa buatan?

Tambahkan bahan alami kaya glutamat seperti:Tomat segar atau pasta tomatJamur kering (shiitake, tiram) yang direndamKeju parmesan parut (untuk masakan western/ fusion)Ikan teri atau udang kering yang ditumbukSaus tiram atau kecap ikan dalam jumlah kecil

Bagaimana memperbaiki masakan pedas yang kurang bumbu lainnya?

Pedas sering menutupi rasa lain. Tambahkan sedikit gula merah atau madu untuk menyeimbangkan, lalu tambahkan asam (jeruk nipis/asam jawa) dan garam. Untuk aroma, tambahkan daun kemangi, daun jeruk, atau serai yang dimemarkan di akhir memasak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
Erick akbar
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum

Related Articles

See More