8 Tips Membuat Hekeng Ayam dan Udang dengan Rasa dan Tekstur yang Pas

Hekeng merupakan salah satu makanan khas Pontianak yang dipengaruhi oleh budaya China. Pasalnya, China juga punya makanan serupa dengan nama ngo hiang. Bedanya terletak pada bahan yang digunakan. Hekeng dibuat dari daging ayam dan udang, sementara ngo hiang dari campuran daging babi dan udang.
Hekeng umumnya punya cita rasa yang lezat, yakni perpaduan antara gurih, agak asin, dan sedikit manis. Teksturnya sendiri empuk tapi sedikit kenyal saat digigit. Namun, untuk membuat hekeng dengan rasa dan tekstur yang pas, kamu perlu mengikuti delapan tips di bawah ini. Simak ulasannya berikut ini yuk!
1. Gunakan daging ayam tanpa tulang (dada atau paha) dan udang yang segar agar tidak bau amis

ilustrasi daging ayam mentah (freepik.com/lifeforstock) 2. Haluskan ayam dan udang dengan cara dicincang pakai pisau agar teksturnya tidak terlalu halus. Hindari blender atau mesin giling, ya!

ilustrasi daging cincang (freepik.com/topntp26) 3. Agar adonan hekeng rekat sempurna, gunakan 1 butir putih telur untuk setiap 500 gram campuran daging ayam dan udang

ilustrasi telur dalam wadah (freepik.com/jcomp) 4. Untuk menghasilkan tekstur yang kenyal, tambahkan 2—3 sdm tepung tapioka untuk setiap 500 gram daging

ilustrasi tepung (vecteezy.com/rysak) 5. Sementara itu jika ingin tekstur sedikit empuk, tambahkan tepung terigu sekitar 1—2 sendok makan

ilustrasi menuangkan tepung menggunakan sendok takar (pexels.com/Los Muertos Crew) 6. Gunakan bumbu yang komplet dan seimbang, seperti bawang putih, lada putih, kecap asin, minyak wijen, garam, dan sedikit gula agar hekeng lebih enak

ilustrasi bumbu dapur (freepik.com/freepik) 7. Pakai kulit tahu untuk membungkus adonan jika ingin lebih renyah atau usus babi jika ingin rasa autentik khas China

ilustrasi hekeng (vecteezy.com/topntp26) 8. Hekeng perlu dikukus terlebih dahulu sebelum digoreng supaya teksturnya lebih padat. Cukup dikukus sekitar 15—20 menit!

ilustrasi masak (freepik.com/senivpetro) 9. Hekeng bisa langsung dimakan setelah dikukus atau digoreng dengan minyak panas supaya jadi camilan garing

ilustrasi hekeng (vecteezy.com/topntp26) Makanan serupa juga sebenarnya ada di Malaysia dan Singapura dengan sebutan hei zho atau hae zhor. Di Indonesia, kita lebih akrab menyebutnya hekeng yang mana bahannya lebih disesuaikan dengan lidah Nusantara. Nah, jika kamu tertarik membuatnya, jangan lupa ikuti tips-tips tadi, ya!


![[QUIZ] Pilih Kopi Favoritmu, Menu Pendamping Ini Paling Cocok untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20250710/upload_d93450507f45f8998e805b9931183a3a_27490e62-3712-47d9-a888-7b0743cd4d65.jpg)


![[QUIZ] Cari Tahu Menu Rebusan yang Cocok untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20251125/upload_fb147301aceca628e2b1c09b8cee3de8_28a208fb-8a31-441c-99ac-158141824eed.jpg)

![[QUIZ] Pilihan Makanan Kekinian Ini Bisa Ungkap Sifat Aslimu](https://image.idntimes.com/post/20260409/upload_5afe36e5e00fb6f1f52dfd8b074de093_d0c674ad-e9c8-4ad8-8d9b-cf70dfe58941.jpg)


![[QUIZ] Isi Tumbler Kamu Menggambarkan Dirimu yang Sebenarnya](https://image.idntimes.com/post/20260430/upload_89364295a7e8bdfd9a31ddbc0b570850_8776dfe9-7db5-4330-be03-9cdd88a12cc2.jpg)

![[QUIZ] Ibarat Minuman, Kamu Cocoknya Jadi Ini!](https://image.idntimes.com/post/20260402/upload_482a376e361e261696c4505dad01aa42_4a248b23-4acb-4eb2-896d-7b5bc5d67ac1_watermarked_idntimes-2.jpg)






