TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

9 Olahan Ikan Air Tawar dari Berbagai Negara di Dunia, Ada Pecel Lele

Bagi yang bosan dengan olahan ikan laut, coba olahan berikut

ilustrasi hidangan ikan air tawar (pixabay.com/RitaE)

Selain ikan laut, ikan air tawar juga seringkali menjadi bahan utama berbagai jenis masakan di berbagai negara. Baik ikan laut maupun ikan air tawar, keduanya sama-sama kaya akan kandungan gizi, loh, seperti vitamin, mineral, omega-3, dan omega-6. Oleh karena itu, ikan air tawar dapat menjadi pilihan bahan konsumsi untuk kamu dan keluarga.

Di Indonesia, beberapa jenis ikan air tawar paling populer yang dikonsumsi adalah ikan mas, ikan lele, ikan gurame, ikan patin, ikan nila, dan ikan mujair. Ikan-ikan tersebut biasanya diolah menjadi berbagai jenis masakan, seperti pepes, pindang, pesmol, dan masih banyak lagi. Kalau di negara lain kira-kira ada olahan ikan air tawar apa saja ya? Kalau penasaran, langsung saja simak rangkuman berikut ini, yuk.

1. Pecel lele

ilustrasi pecel lele (instagram.com/javafoodie)

Pecel lele merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang sangat populer. Sesuai namanya, bahan utama yang digunakan dalam makanan ini adalah ikan lele yang dimasak dengan cara digoreng kering.

Ikan lele yang telah matang ini kemudian disajikan dengan sambal khasnya dan berbagai jenis lalapa, seperti daun kemangi, mentimun, dan kubis. Pecel lele juga biasanya disajikan bersama sepiring nasi putih atau nasi uduk hangat. Makanan ini banyak dijual oleh pedagang kaki lima di Indonesia.

2. Matelote

ilustrasi matelote (instagram.com/bertlskitchen)

Matelote adalah sup ikan khas Prancis yang menggunakan ikan air tawar sebagai bahan utamanya. Jenis ikan yang umumnya digunakan adalah salmon, mas, dan belut. Adapun bahan lain yang digunakan sebagai komposisi hidangan ini adalah anggur merah atau anggur putih, bawang putih, bawang bombay, dan wortel.

Beberapa hidangan pelengkap seperti kentang rebus, salad, atau roti baguette sangat cocok untuk disajikan bersama matelote.

3. Saramură

ilustrasi saramură (instagram.com/restaurantpescarus)

Berasal dari Roma, saramură adalah hidangan yang dibuat dari ikan yang dipanggang, kemudian direbus dalam kaldu sayuran yang bahan-bahannya terdiri dari tomat cincang, paprika, bawang putih, air perasan lemon, dan berbagai jenis herba segar. Jenis ikan air tawar seperti ikan mas dan ikan lele wels dapat digunakan untuk membuat hidangan ini.

Baca Juga: 5 Fakta Ikan Gabus, Predator Air Tawar yang Bernilai Ekonomis Tinggi

4. Fried catfish

ilustrasi fried catfish (instagram.com/ericeatshtx)

Fried catfish atau ikan lele goreng adalah hidangan yang banyak ditemukan di Amerika Serikat bagian selatan, khususnya Alabama. Ada banyak cara memasak hidangan ini, tetapi yang paling umum adalah dengan memarinasi ikan lele fillet dengan buttermilk terlebih dahulu, lalu membalurkannya dengan campuran tepung japung sebelum kemudian digoreng dalam minyak panas.

Fried catfish biasanya disajikan bersama suas tartar, salad kubis, dan hush puppies (bola-bola goreng yang terbuat dari adonan tepung jagung) di sisinya.

5. Halászlé

ilustrasi halászlé (instagram.com/etteremtrend)

Halászlé adalah sup ikan sederhana khas Hungaria yang umumnya menggunakan jenis ikan mas, ikan lele, ikan perch, atau ikan pike sebagai bahan utamanya. Bahan-bahan seperti bawang bombay dan paprika juga ditambahkan ke dalam hidangan ini untuk memperkaya cita rasa. Cara paling tradisional untuk memasak halászlé adalah dengan menggunakan ketel di atas bara api.

6. Adobong hito

ilustrasi adobong hito (instagram.com/ahteh_chi)

Adobong hito adalah hidangan klasik asal Filipina berupa stew yang bahan-bahannya terdiri dari bawang putih yang dihaluskan, cuka, air jahe, lemak babi, garam dan merica, serta ikan lele. Adobong hito biasanya disajikan bersama sepiring nasi hangat di sampingnya. Tak lupa juga bawang putih goreng dan daun bawang cincang sebagai hiasan di atasnya.

Dilansir The Spruce Eats, kata adobo merujuk pada metode memarinasi dan merebus daging atau ikan dalam campuran cuka, kecap asin, dan berbagai jenis rempah.

7. Loimulohi

ilustrasi loimulohi (instagram.com/christofferlofhjelm)

Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang umum dalam kuliner Finlandia. Salah satu metode memasak ikan, khususnya salmon dan trout pelangi khas masyarakat Finlandia adalah loimulohi. Caranya adalah dengan menempelkan potongan daging ikan mentah dengan paku di atas papan kayu, kemudian menempatkannya secara vertikal di sekitar bara api.

Sebelum dimasak, daging ikan biasanya dibumbui terlebih dahulu dengan garam, air perasan lemon, madu, atau beri juniper. Waktu yang dibutuhkan untuk memasak ikan menggunakan metode ini tergantung pada jarak papan kayu dengan bara api.

8. Cironka

ilustrasi cironka (instagram.com/un.diario.di.cucina)

Berasal dari Makedonia, cironka adalah hidangan yang menggunakan common bleak sebagai bahan utamanya. Common bleak merupakan jenis ikan air tawar berukuran kecil dari famili cyprinid. Untuk membuat cironka, daging ikan yang segar biasanya akan diasinkan dan difermentasikan terlebih dahulu. Kemudian, daging ikan akan dikeringkan di bawah sinar matahari hingga kering dan mengeras.

Proses terakhir yang tak kalah penting adalah dengan menggoreng ikan yang sudah kering di kedua sisi, lalu meletakkannya dalam air panas untuk mengurangi rasa asinnya. Cironka biasanya disajikan bersama peppermint, cuka, minyak, dan bawang putih sebagai pelengkapnya.

Baca Juga: 5 Hidangan Menggugah Selera Berbahan Ikan Lele, Gak Hanya Pecel Lele

Verified Writer

Delilah Eleanor

Professional Daydreamer | deleanour@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya