Masak ayam ungkep sering dianggap boros gas karena prosesnya lama dan identik dengan banyak air. Padahal, ada cara masak hemat gas yang tetap menghasilkan ayam gurih, empuk, dan bumbunya meresap sampai ke dalam. Kuncinya bukan pada lama memasak, melainkan teknik dan urutan langkah yang tepat. Dengan strategi yang lebih efisien, masak hemat gas bisa dilakukan tanpa mengorbankan rasa. Berikut cara yang bisa langsung dipraktikkan di dapur.
Cara Masak Ayam Ungkep Hemat Gas Tanpa Kehilangan Rasa Gurihnya

1. Ungkep ayam tanpa air tambahan
Mengungkep ayam tanpa air terdengar tidak biasa, tetapi justru ini cara paling efektif menghemat gas karena waktu memasak jadi lebih singkat. Ayam yang sudah dicuci dan dilumuri bumbu akan mengeluarkan cairannya sendiri saat dipanaskan, sehingga tidak perlu tambahan air sama sekali. Gunakan wajan tebal atau panci anti lengket agar panas merata dan tidak mudah gosong. Tutup rapat selama proses memasak supaya uap panas tidak keluar.
Di awal, gunakan api sedang sekitar 10 menit sampai ayam mulai mengeluarkan air, lalu kecilkan api agar prosesnya lebih hemat gas. Cairan alami dari ayam akan membantu bumbu meresap tanpa perlu direbus lama. Teknik ini membuat rasa lebih pekat karena tidak tercampur air berlebih. Hasil akhirnya biasanya lebih gurih dan tidak hambar.
2. Pakai wajan tertutup rapat saat memasak
Penutup wajan sering dianggap sepele, padahal ini faktor penting dalam masak hemat gas. Tutup yang rapat akan menjaga panas tetap terperangkap di dalam sehingga ayam matang lebih cepat meski menggunakan api kecil. Pilih wajan yang cukup berat dan memiliki penutup yang pas, bukan yang longgar atau mudah bergeser. Semakin rapat, semakin sedikit panas yang terbuang.
Saat uap terkunci di dalam, ayam seperti dimasak dengan metode kukus alami, jadi lebih cepat empuk tanpa perlu api besar. Ini juga membantu bumbu meresap lebih dalam karena prosesnya tidak terganggu oleh udara luar. Hindari sering membuka tutup karena itu membuat panas keluar dan waktu memasak jadi lebih lama. Cukup cek sesekali saja saat cairan mulai menyusut.
3. Marinasi ayam sebelum proses ungkep
Langkah marinasi sering dilewatkan karena dianggap memakan waktu, padahal justru bisa menghemat gas saat memasak. Ayam yang sudah didiamkan dengan bumbu selama 30 menit hingga 1 jam akan lebih cepat menyerap rasa jadi tidak perlu dimasak lama. Bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan kemiri sebaiknya benar-benar dilumurkan merata ke seluruh bagian ayam.
Tambahkan sedikit minyak atau santan kental ke dalam bumbu agar lebih menempel dan tidak cepat kering saat dimasak. Jika ingin hasil lebih harum, masukkan juga serai, daun salam, dan daun jeruk sejak awal marinasi. Dengan cara ini, rasa gurih sudah terbentuk sebelum ayam masuk ke wajan.
4. Atur api dari sedang ke kecil secara bertahap
Banyak yang langsung menggunakan api kecil dari awal, padahal ini membuat proses memasak lebih lama. Gunakan api sedang di awal agar ayam cepat panas dan mulai mengeluarkan cairan. Setelah itu, baru turunkan ke api kecil untuk menjaga proses tetap stabil tanpa boros gas. Perubahan api ini penting supaya waktu masak tidak terlalu panjang.
Jika dari awal api terlalu kecil, ayam akan lama mengeluarkan air dan justru memperpanjang durasi memasak. Sebaliknya, api besar terus-menerus juga tidak efisien karena gas cepat habis dan bumbu bisa cepat kering. Kombinasi api sedang lalu kecil membuat proses lebih seimbang. Ayam matang merata tanpa harus menambah waktu.
5. Terapkan metode 5-30-7 untuk hasil maksimal
Metode 5-30-7 bisa jadi solusi paling hemat gas, terutama untuk ayam kampung yang biasanya lebih alot. Rebus ayam dalam bumbu selama 5 menit setelah mendidih, lalu matikan kompor dan diamkan selama 30 menit dengan panci tetap tertutup. Panas yang tersisa di dalam panci akan melanjutkan proses memasak tanpa menggunakan gas tambahan.
Setelah 30 menit, nyalakan kembali kompor dan masak lagi selama 7 menit saja. Hasilnya ayam tetap empuk dan bumbu meresap, tanpa perlu direbus lama seperti cara biasa. Teknik ini memanfaatkan panas sisa yang sering terbuang percuma saat memasak. Selain hemat gas, rasanya juga tetap konsisten gurih.
Masak hemat gas bukan berarti harus mengorbankan rasa atau kualitas masakan. Dengan teknik yang tepat, ayam ungkep tetap bisa empuk, bumbunya meresap, dan aromanya keluar maksimal tanpa proses lama. Cara-cara ini juga membuat waktu di dapur lebih efisien tanpa ribet. Jadi, sudah siap mencoba masak hemat gas di rumah hari ini?