Saat Hari Raya Iduladha, daging kurban biasanya dibagikan dalam jumlah cukup banyak dan tidak langsung habis diolah dalam satu hari. Oleh karena itu, cara mengemas daging menjadi hal penting yang perlu diperhatikan karena bisa membantu menjaga kualitas, kebersihan, sekaligus membuat daging lebih tahan lama saat disimpan. Namun, sayangnya metode pengemasan daging kurban sering kali masih dianggap sepele.
Padahal kalau salah menyimpan atau mengemas, daging bisa lebih cepat berubah warna, berbau, bahkan kualitasnya menurun sebelum sempat dimasak. Apalagi daging mentah termasuk bahan makanan yang cukup sensitif terhadap suhu dan kelembapan.
Supaya stok daging kurban tetap segar dan aman dikonsumsi, berikut beberapa do’s and don’ts yang perlu diperhatikan saat mengemasnya.
