Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
8 Etika Bukber di Restoran All You Can Eat yang Perlu Kamu Pahami
Potret makan di tempat All You Can Eat (AYCE) (unsplash.com/Daniel)

Buka puasa bersama selalu menjadi agenda favorit saat Ramadan. Salah satu pilihan tempat yang paling diminati adalah restoran all you can eat (AYCE), karena menawarkan variasi menu yang banyak dengan sistem makan sepuasnya dalam durasi tertentu. Konsep ini memang menarik, apalagi untuk acara ramai-ramai.

Namun, tetap ada etika dan aturan yang perlu diperhatikan ketika makan di restoran all you can eat. Tanpa kesadaran bersama, suasana bukber bisa berubah menjadi tidak nyaman, baik bagi pengunjung lain maupun pihak restoran. Nah, supaya momen kebersamaan tetap menyenangkan, berikut etika bukber di restoran all you can eat (AYCE) yang perlu diperhatikan secara saksama dan lebih detail.

1. Lakukan reservasi dan datang tepat waktu

Saat Ramadan, restoran AYCE biasanya penuh alias full booked, bahkan jauh sebelum waktu berbuka. Melakukan reservasi adalah langkah bijak, agar tidak kehabisan tempat.

Selain itu, datanglah tepat waktu, karena durasi makan biasanya sudah dihitung sejak jam reservasi dimulai. Jika datang telat, kamu akan terburu-buru saat makan dan suasana bukber jadi kurang nyaman. Menghargai waktu juga menunjukkan sikap profesional, apalagi jika bukber dilakukan bersama rekan kerja atau atasan.

2. Pahami aturan restoran sebelum mulai makan

Potret buka bersama (pexels.com/fauxels)

Setiap restoran AYCE memiliki kebijakan berbeda-beda, misalnya seperti adanya batas waktu makan (90–120 menit), denda makanan tersisa, biaya tambahan untuk sisa bahan mentah, aturan pemesanan per sesi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sebelum mulai mengambil makanan, luangkan waktu membaca aturan yang biasanya tertulis di menu atau papan informasi. Dengan memahami aturan sejak awal, kamu bisa menghindari kesalahpahaman saat pembayaran.

3. Ambil makanan secara bertahap

Godaan terbesar di restoran AYCE adalah ingin mengambil semuanya sekaligus. Apalagi saat berbuka, rasa lapar sering membuat kalap dan ingin makan semuanya.

Kamu harus tetap bijak. Sebaiknya, ambil porsi kecil terlebih dahulu, terutama untuk daging mentah atau makanan berat. Setelah habis, baru tambah menu yang kamu sukai. Cara ini tidak hanya mencegah pemborosan, tetapi juga membantu kamu menikmati makanan dengan lebih santai.

Ingat, banyak restoran menerapkan denda untuk makanan yang tersisa, termasuk potongan daging yang belum dimasak!

4. Atur pola makan saat berbuka

Potret orang makan di restoran (unsplash.com/Alex Haney)

Meski berada di restoran all you can eat, tetap dahulukan berbuka dengan yang ringan seperti air putih dan kurma atau makanan manis secukupnya. Memberi jeda 5–10 menit sebelum makan berat dapat membantu sistem pencernaan beradaptasi.

Jika langsung mengonsumsi daging dalam jumlah besar, perut bisa terasa kaget dan cepat kenyang. Akibatnya, makanan lain terbuang sia-sia karena tidak mampu dihabiskan.

5. Jaga ketertiban saat antre dan mengambil makanan

Waktu menjelang azan magrib biasanya menjadi momen paling padat. Antrean di area buffet atau pengambilan bahan baku bisa mengular.

Tetaplah mengantre dengan tertib, tidak menyerobot, dan tidak mengambil dalam jumlah berlebihan sekaligus. Beri kesempatan tamu lain untuk mendapatkan bagian yang sama. Ramadan adalah momen melatih kesabaran, termasuk dalam hal sederhana seperti mengantre.

6. Gunakan alat masak dengan tanggung jawab

Potret restoran AYCE (vecteezy.com/Pakorn Khantiyaporn)

Jika restoran menyediakan grill atau hot pot di meja, gunakan alat-alat tersebut dengan tanggung jawab. Hindari membakar terlalu banyak daging sekaligus hingga gosong, membiarkan makanan hangus tanpa dimakan, dan mengotori area meja secara berlebihan.

Selain berisiko dikenai denda, makanan yang gosong juga mengurangi kenikmatan makan. Masak secukupnya saja dan pastikan matang dengan baik sebelum dikonsumsi.

7. Hormati batas waktu makan

Ketika staf mengingatkan bahwa waktu hampir habis, segera selesaikan makanan yang ada dan siapkan diri untuk beranjak. Jangan memesan tambahan di menit-menit akhir jika jelas tidak akan sempat dihabiskan. Menghormati batas waktu membantu restoran mengatur antrean tamu berikutnya, terutama saat jam berbuka yang sangat padat.

8. Tetap sopan kepada staf

Potret restoran AYCE (vecteezy.com/Pitsanu Jaroenpipitaphorn)

Ramadan termasuk salah satu periode tersibuk bagi restoran. Biasanya, staf bekerja lebih cepat dan melayani lebih banyak tamu dari biasanya.

Jika ada kekurangan atau keterlambatan layanan, sampaikan keluhan dengan bahasa yang sopan dan tidak emosional. Sikap ramah dan pengertian akan menciptakan suasana bukber yang lebih hangat dan menyenangkan bagi semua pihak.

Editorial Team