Comscore Tracker

5 Jamur Termahal di Dunia, Harganya Bikin Melongo!

Biar mahal, banyak peminatnya lho!

Saat ini masyarakat sudah mulai banyak yang mengonsumsi jamur, entah itu digunakan untuk bahan pangan atau untuk kesehatan tubuh. Ada banyak jamur yang kita kenal, seperti jamur kancing, jamur kuping, jamur tiram, jamur enoki, jamur shitake, hingga jamur truffle.

Setiap jamur memiliki keunikan rasa dan warna yang berbeda. Jamur yang paling sulit dicari, jarang ada di alam liar, dan sulit dibudidayakan akan dihargai sangat tinggi di pasaran. Harganya bisa mencapai miliaran. Dilansir laman Ventured, berikut adalah jenis jamur termahal di dunia. Yuk, disimak!

1. Jamur Truffle Putih Eropa 

5 Jamur Termahal di Dunia, Harganya Bikin Melongo!ilustrasi jamur truffle putih (instagram.com/curedboulder)

Jamur Truffle Putih Eropa sering dijuluki The King Of Mushroom. Bagaimana tidak, harganya per ons bisa mencapai USD 3.600 atau sekitar 50 juta rupiah. Tak heran jika Truffle Putih Eropa menjadi jamur termahal di dunia. Truffle termasuk jamur langka dan susah ditemukan. Bayangkan, jamur ini hanya tumbuh selama dua bulan dalam setahun. Jumlahnya yang sangat minim di alam dan di pasaran membuat harga Truffle menjadi mahal. Truffle biasanya tumbuh di bawah pohon ek, poplar, beech, dan kacang hazel.

Saking sulit mencarinya, para pemburu bahkan sampai memakai bantuan babi betina untuk mengendus Truffle atau anjing terlatih. Hewan tersebut dapat mendeteksi bau yang kuat dari jamur matang. Masa panen Truffle juga lama, yakni sekitar 4 sampai 7 tahun. Kebayang gak sih nungguinnya? Truffle juga hanya tumbuh di daerah tertentu saja, seperti di daratan Eropa yang memiliki suhu lembab dan hangat pada siang hari serta dingin di malam hari. Umumnya Truffle putih hanya ditemukan di wilayah Italia bagian utara, tepatnya daerah Alba dan Asti.

2. Jamur Yartsa Gunbu  

5 Jamur Termahal di Dunia, Harganya Bikin Melongo!ilustrasi jamur yartsa gunbu (instagram.com/best_baltic_amber)

Jamur Yartsa Gunbu tumbuh subur di dataran tinggi Tibet dan Himalaya di ketinggian antara 3.000 hingga 5.000 meter. Jamur berbentuk tipis panjang dengan puncak bundar ini sangat unik karena tumbuh dari tubuh ulat hantu. Jamur parasit ini masuk ke tubuh ulat dengan spora kecil yang ditularkan melalui udara. Setelah berada di dalam tubuh ulat, jamur ini akan memakan inangnya hidup-hidup. Lalu, ulat-ulat itu akan mati perlahan dan menjadi mumi dalam posisi tegak.

Pada awal musim semi, jamur ini akan muncul dari ulat mati dan menyembul tepat di kepalanya dan mencapai bagian atas tanah. Yartsa Gunbu merupakan salah satu jenis jamur yang dibudidayakan oleh warga setempat dan biasanya dipanen selama musim panas. Yartsa Gunbu dengan kualitas terbaik dihargai sekitar USD 2.000 per ons. Jamur ini dianggap sebagai simbol status sosial di kalangan masyarakat setempat.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Diperhatikan saat Memasak Jamur, Sudah Tahu?

3. Jamur Matsutake 

5 Jamur Termahal di Dunia, Harganya Bikin Melongo!ilustrasi jamur matsutake (instagram.com/foragefarmferment)

Jamur Matsutake dapat ditemukan di Jepang. Masa panen jamur ini adalah pada awal musim gugur. Harga Jamur Matsutake berkisar antara USD 1.000 hingga USD 2.000 per ons. Jamur Matsutake termasuk mahal karena memiliki aroma yang khas ketika dimasak. Ada juga sensasi pedas ketika dimakan. Masyarakat Jepang sering mengolah Jamur Matsutake ke dalam berbagai hidangan makanan.

Namun, sangat disayangkan, saat ini species Jamur Matsutake terancam punah. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir, pohon-pohon pinus merah yang merupakan tempat berlindung Matsutake banyak dimakan oleh serangga. Di wilayah Tamba, dekat Kyoto yang merupakan rumah bagi pinus merah, keberadaan pohon-pohon tersebut semakin menipis jumlahnya. Praktis jamur yang tumbuh pun hanya ada sedikit. Sayangnya lagi, metode budi daya jamur ini belum dikembangkan sehingga jamur ini termasuk langka di pasaran.

4. Jamur Morel 

5 Jamur Termahal di Dunia, Harganya Bikin Melongo!ilustrasi jamur morel (instagram.com/shermanceramics)

Daya jual Jamur Morel lebih dihargai dalam bentuk kering. Karena jamur menjadi lebih ringan, dibutuhkan lebih banyak jamur agar bisa mencapai berat 1 ons. Untuk Morel kering harganya bisa mencapai USD 254 per ons. Sementara itu, harga Morel segar berkisar antara USD 30 sampai USD 90 per ons. Jamur mahal ini paling banyak terdapat di negara bagian midwest, Amerika Serikat.

Bentuk jamur Morel cukup unik, kepalanya acak-acakan dan penampilannya mirip spons atau otak. Jamur Morel tumbuh dikelilingi oleh pepohonan dan disamarkan oleh dedaunan. Hal ini membuat mereka sulit ditemukan. Morel dihargai tinggi karena keberadaannya yang musiman. Jamur ini hanya bisa ditemukan dari akhir bulan Maret hingga Mei saja. Lokasinya pun sering disembunyikan oleh pemburu Morel yang sudah berpengalaman.

5. Jamur Chanterelle 

5 Jamur Termahal di Dunia, Harganya Bikin Melongo!ilustrasi jamur chanterelle (instagram.com/wild_wind_wanderer)

Jamur Chanterelle tumbuh di hutan jenis konifera dan di rerumputan dekat tanaman herbal. Jamur ini akan tumbuh subur pada musim semi, namun akan hilang total ketika musim gugur tiba. Varietas Chanterelle ada yang berwarna putih, kuning, dan oranye. Namun, warna emas tetap yang menjadi favorit. Di kalangan chef, Chanterelle emas ini menjadi primadona karena rasanya yang pedas.

Chanterelle membutuhkan kondisi pertumbuhan yang spesifik. Kondisi ideal yang bisa mendorong pertumbuhan jamur ini dengan baik adalah dimana ada hujan deras dan beberapa hari kemudian panas. Udara yang lembab juga sangat diperlukan. Mereka muncul berkelompok di sekitar akhir musim semi dan benar-benar matang. Chanterelle tidak dapat dimakan mentah karena bisa membuat orang sakit. Chanterelle kering dibandrol dengan harga sekitar USD 224 per ons.

 

Tidak disangka, ya, jamur saja harganya bisa begitu mahalnya. Anehnya lagi, ada saja orang-orang yang rela mengeluarkan uang sekian banyak hanya demi mendapatkan sebuah jamur. Memang, sih, merupakan sebuah prestise jika berhasil mendapatkannya. Kalo kamu, apakah tertarik untuk mencoba salah satu dari jamur di atas?

Baca Juga: Resep Jamur Krispi Renyah ala Chef Devina Hermawan, Begini Caranya!

Ika Larasati Photo Verified Writer Ika Larasati

keep calm and keep writing

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

yummy-banner

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya