Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
​5 Jenis Ikan yang Paling Cocok dan Enak Dijadikan Bakso
ilustrasi bakso ikan (commons.wikimedia.org/ Midori)
  • Tenggiri menjadi pilihan umum karena daging putihnya mudah menghasilkan bakso kenyal, dengan rasa gurih dan aroma ikan yang khas.
  • Kakap dan kerapu menawarkan daging putih bertekstur padat dengan rasa lebih ringan; kerapu cocok saat kualitas dan karakter rasa diprioritaskan dibanding biaya.
  • Gabus dan patin menjadi alternatif ikan air tawar; kesegaran, komposisi adonan, suhu, bahan pengikat, serta proses pengolahan menentukan aroma dan tekstur bakso.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bakso ikan memiliki karakter yang cukup berbeda dari bakso daging. Teksturnya bisa terasa lebih lembut, kenyal, dan punya rasa gurih yang khas, tetapi semua itu sangat dipengaruhi oleh jenis ikan yang digunakan.

Oleh karena itu, memilih ikan untuk bakso gak cukup cuma berdasarkan harga atau ikan yang paling mudah ditemukan. Daging yang segar, tekstur ikan, warna daging, hingga karakter rasanya ikut menentukan kualitas bakso yang dibuat.

Nah, ada beberapa jenis ikan yang paling cocok dan enak kalau dijadikan bakso, lho. Biar kamu gak salah pilih, berikut ini daftarnya!

1. Ikan tenggiri

ilustrasi ikan tenggiri (commons.wikimedia.org/ Alan Couch)

Ikan tenggiri adalah pilihan yang paling umum digunakan untuk membuat bakso ikan. Dagingnya berwarna putih dengan tekstur yang sesuai untuk produk olahan berbentuk gel seperti bakso, sehingga cukup mudah menghasilkan adonan yang kenyal jika pengolahannya tepat.

Selain teksturnya, tenggiri juga memiliki rasa gurih dan aroma ikan yang cukup khas. Dagingnya relatif mudah dipisahkan dari tulang untuk kemudian digiling menjadi adonan, sehingga cocok digunakan kalau ingin membuat bakso ikan dengan rasa yang kuat tetapi tetap familier.

2. Ikan kakap

ilustrasi ikan kakap (pexels.com/ Filo gèn')

Ikan kakap juga cocok dijadikan bahan bakso karena memiliki daging putih dengan tekstur yang cukup baik untuk diolah. Jenis ikan berdaging putih seperti kakap banyak digunakan dalam pembuatan produk olahan ikan karena protein miofibril seperti aktin dan miosin berperan dalam pembentukan tekstur kenyal pada produk.

Dari sisi rasa, kakap cenderung memiliki cita rasa yang ringan sehingga bumbu bakso bisa tetap terasa jelas. Pilihan ini bisa dipertimbangkan kalau kamu ingin bakso dengan rasa ikan yang gak terlalu dominan, tetapi tetap punya tekstur yang padat dan lembut.

3. Ikan kerapu

ilustrasi ikan kerapu (commons.wikimedia.org/ Kobac)

Ikan kerapu termasuk ikan berdaging putih yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan bakso ikan. Dagingnya cukup tebal dan teksturnya padat, sehingga bisa menjadi bahan yang menarik jika ingin membuat bakso dengan tekstur yang lebih berisi.

Kerapu juga memiliki rasa yang relatif lembut dibandingkan dengan beberapa ikan yang aromanya lebih kuat. Pasalnya, harga kerapu dapat lebih tinggi, penggunaannya untuk bakso biasanya lebih cocok ketika kualitas dan karakter rasa ikan memang ingin lebih diutamakan daripada mengejar biaya produksi yang rendah.

4. Ikan gabus

ilustrasi ikan gabus (commons.wikimedia.org/ Manoj Karingamadathil)

Ikan gabus merupakan salah satu ikan air tawar yang juga sudah lama digunakan dalam berbagai olahan berbasis daging ikan, termasuk bakso. Dagingnya cukup padat dan bisa digiling menjadi adonan, sementara rasanya cenderung gurih sehingga tetap cocok dipadukan dengan bawang putih, merica, garam, dan bahan pengikat.

Penggunaan gabus juga bisa menjadi pilihan ketika ingin membuat bakso dari ikan air tawar. Namun, seperti jenis ikan lainnya, kesegaran daging tetap penting karena mutu bahan baku sangat berpengaruh terhadap aroma, rasa, dan tekstur bakso yang dibuat.

5. Ikan patin

ilustrasi ikan patin (freepik.com/mrsiraphol)

Patin bisa dipakai sebagai alternatif ikan air tawar untuk membuat bakso. Dagingnya relatif lembut dan cukup mudah diolah menjadi daging lumat atau surimi, bahkan penelitian mengenai bakso ikan juga menggunakan patin sebagai salah satu bahan yang diuji.

Karakter patin yang lebih lembut membuat hasil akhirnya sangat bergantung pada komposisi adonan dan proses pengolahan. Jadi, kalau ingin bakso patin terasa lebih kenyal dan gak mudah hancur, penggilingan, suhu adonan, jumlah bahan pengikat, serta proses pemasakan perlu diperhatikan dengan baik.

Memilih ikan untuk bakso sebenarnya bisa disesuaikan dengan karakter yang ingin kamu dapatkan. Kalau ingin rasa ikan yang lebih khas, tenggiri bisa dipertimbangkan, sedangkan kakap dan kerapu cocok untuk karakter rasa yang lebih ringan. Untuk pilihan ikan air tawar, gabus dan patin bisa menjadi alternatif yang menarik.

Yang gak kalah penting, jangan mengandalkan jenis ikannya saja. Ikan yang segar dan penanganannya tepat tetap menjadi dasar penting agar adonan bakso memiliki aroma yang bersih dan tekstur yang enak saat disantap.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article