Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Jenis Plastik Food Grade, Apa Bedanya dengan Plastik Biasa?
ilustrasi kotak makan plastik (freepik.com/Freepik)
  • Plastik food grade dirancang khusus untuk makanan, bebas bahan kimia berbahaya, dan telah lolos uji keamanan dari lembaga seperti BPOM serta FDA.
  • Terdapat empat jenis utama plastik food grade: PET, HDPE, LDPE, dan PP, masing-masing memiliki karakteristik berbeda dalam ketahanan panas dan fleksibilitas.
  • PP atau Polypropylene menjadi pilihan paling aman karena tahan panas tinggi, tidak bereaksi kimia saat dipanaskan, dan cocok untuk wadah makanan berulang kali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Salah satu kebiasaan orang Indonesia adalah menyimpan makanan di dalam plastik. Entah itu wadah plastik atau kantung plastik bening. Untuk makanan berkuah terutama, penggunaan plastik dinilai lebih aman karena gak bikin makanan bocor atau tumpah ke mana-mana. Namun, tahukah kamu kalau ternyata gak semua plastik itu aman digunakan untuk menyimpan makanan?

Untuk makanan, kita disarankan untuk menggunakan plastik food grade. Plastik food grade adalah jenis plastik yang memang dirancang untuk makanan. Plastik jenis ini gak mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat larut dalam makanan dan sudah lolos uji dari lembaga seperti BPOM dan FDA (Food and Drug Administration).

Plastik food grade sendiri terdiri dari beberapa jenis dengan kualitas yang berbeda-beda. Berikut beberapa jenis plastik food grade berdasarkan kualitasnya yang wajib kamu tahu.

1. PET atau PETE (Polyethylene Terephthalate)

ilustrasi botol air mineral (unsplassh.com/Zoshua Colah)

Polyethylene Terephthalate atau yang sering disingkat menjadi PET merupakan jenis plastik food grade yang paling umum. Bahannya ringan serta transparan dan biasanya digunakan untuk kemasan produk makanan, seperti air mineral, minuman kemasan, botol saus, dan kemasan makanan siap saji.

Banyak brand memilih plastik jenis ini karena tahan terhadap zat asam dan minuman berkarbonasi. Meski begitu, plastik ini hanya boleh digunakan untuk sekali pemakaian dan gak boleh digunakan untuk minuman atau makanan bersuhu panas. Pasalnya, ketika terkena panas, lapisan polimer pada plastik PET akan meleleh dan memicu zat karsinogenik yang bisa menyebabkan kanker.

2. HDPE (High Density Polyethylene)

ilustrasi galon air minum (unsplash.com/Bret Lama)

Satu tingkat lebih baik dari PET, High-Density Polyethylene atau HDPE merupakan jenis plastik food grade yang memiliki karakteristik lebih kuat dan keras. Biasanya, plastik HDPE digunakan untuk wadah es krim, galon air, dan kemasan makanan lainnya.

Satu hal yang bikin kualitas plastik ini lebih baik dari jenis sebelumnya adalah bahwa plastik HDPE ini tahan terhadap suhu panas. Ketika digunakan untuk menyimpan makanan atau minuman panas, plastik jenis ini gak akan memicu terjadinya reaksi kimia apa pun. Nah, karena kualitasnya ini jugalah yang membuat plastik HDPE jadi lebih aman digunakan dibandingkan dengan jenis plastik food grade PET.

3. LDPE (Low Density Polyethylene)

ilustrasi kantung plastik (unsplash.com/Towfiqu Barbhuiya)

Jika jenis plastik sebelumnya lebih umum digunakan untuk kemasan minuman, maka plastik food grade LDPE atau Low-Density Polyethylene justru lebih banyak digunakan untuk kemasan makanan. Mulai dari pembungkus makanan segar, kantong belanja, pembungkus roti, hingga plastic wrap yang biasa digunakan dalam pembuatan kue.

Jenis plastik food grade satu ini cukup fleksibel, kuat, anti air, ringan, dan tembus cahaya. Kelebihan lainnya, plastik food grade ini juga tahan lama. Minusnya adalah, plastik ini gak terlalu tahan panas, sehingga kurang aman untuk menyimpan masakan.

4. PP (Polypropylene)

ilustrasi lunch box (unsplash.com/Dana Sarsenbekova)

Di antara semua jenis plastik food grade, plastik polypropylene merupakan jenis yang paling direkomendasikan untuk makanan. Ini karena plastik polypropylene memiliki kualitas terbaik. Plastik jenis ini dikenal ringan, kuat, fleksibel, dan tahan terhadap suhu panas.

Tahan panas di sini bukan hanya sekedar aman digunakan untuk makanan atau minuman panas aja. Wadah makanan berbahan polypropylene gak akan mengalami reaksi kimia bahkan ketika dimasukkan ke dalam microwave. Nah, karena kualitasnya inilah, plastik polypropylene biasa digunakan pada botol minuman bayi, piring, sendok, garpu, bahkan kotak makan yang bisa digunakan untuk pemakaian berulang kali.

Menyimpan makanan di sembarangan plastik, apalagi plastik sekali pakai, sekilas memang gak berbahaya. Namun, dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa memicu masalah kesehatan serius. Jadi, pastikan kamu selalu menggunakan plastik food grade untuk menyimpan makanan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team