ilustrasi hidangan dari kacang mete (vecteezy.com/Thatphichai Yodsri)
Alasan lain kenapa kacang mete bernilai tinggi adalah penggunaannya yang luas dalam dunia kuliner. Banyak masakan di berbagai negara memanfaatkan kacang mete karena rasanya gurih dan teksturnya lembut ketika dimasak. Masakan India, misalnya, sering menggunakan kacang mete yang dihaluskan untuk membuat saus kari menjadi lebih kental dan creamy. Teknik ini membuat kuah terasa lebih lembut tanpa perlu menggunakan terlalu banyak santan.
Di Asia, kacang mete sering ditambahkan pada berbagai hidangan tumisan untuk memberikan sensasi renyah yang kontras dengan bahan lain. Beberapa restoran juga menambahkan kacang mete pada nasi goreng, tumisan ayam, atau salad agar tekstur makanannya lebih menarik.
Di Indonesia sendiri, kacang mete paling sering dijadikan camilan yang disangrai lalu dibumbui garam atau bawang. Camilan ini sangat populer saat Lebaran karena mudah disajikan dan cocok dimakan sambil berbincang dengan tamu. Beberapa waktu lalu bahkan muncul tren memasukkan mete sebagai isian kurma. Selain itu, mulai banyak produk bermunculan, seperti susu mete, krim nabati, hingga keju vegan, yang dibuat dari kacang mete karena teksturnya dapat menghasilkan rasa lembut tanpa produk susu.
Harga kacang mete yang terasa mahal sebenarnya berkaitan dengan banyak faktor. Kombinasi faktor seperti yang telah dipaparkan di atas membuat produksi kacang mete tidak bisa dilakukan secara cepat seperti kacang lain. Tidak heran jika banyak orang penasaran kenapa kacang mete mahal. Setelah memahami proses panjang di baliknya, semoga kamu makin paham keistimewaan kacang yang dihasilkan dari buah jambu monyet yang satu ini, ya.