Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Kesemek Kering Bisa Jadi Hadiah Mewah di Jepang?

4 min read
Kenapa Kesemek Kering Bisa Jadi Hadiah Mewah di Jepang?
Potret kesemek segar dan kering (magnific.com/azerbaijan_stockers)
  • Kesemek kering Jepang bernilai tinggi karena dibuat manual melalui pengupasan, penggantungan, pengeringan, dan pemijatan selama sedikitnya dua minggu, dengan bahan premium serta produksi terbatas.

  • Produksinya sangat bergantung pada cuaca musim gugur-dingin; kelembapan, hujan, dan risiko jamur menuntut penanganan ketat, ventilasi baik, serta suhu pengeringan di bawah 20 derajat Celsius.

  • Hoshigaki menawarkan manis alami, tekstur lembut atau kenyal, dan kristal gula kakishimo; sejarah panjangnya sebagai sajian festival hingga persembahan shogun menguatkan statusnya sebagai hadiah istimewa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernahkah kamu menjumpai buah-buahan seperti stroberi, anggur, hingga melon asal Jepang harganya selangit? Harganya sudah terbilang mahal sebelum menjadi produk impor, tetapi sepadan dengan kualitasnya. Maka dari itu, orang Jepang kerap menjadikan buah sebagai hadiah mewah yang lebih bermakna.

Tidak terbatas pada buah-buahan segar, kesemek kering atau hoshigaki juga dapat menjadi pilihan. Ada banyak jenis dan grade yang bisa kamu pilih, mulai dari kemasan biasa hingga kotak eksklusif. Kira-kira kenapa kesemek kering bisa jadi hadiah mewah di Jepang? Yuk, temukan jawabannya dari artikel ini! Simak sampai habis, ya!

  1. 1. Proses pembuatan yang lama

    Kesemek merupakan buah yang melimpah saat musim gugur. Salah satu cara umum membuatnya lebih tahan lama adalah mengeringkannya, sehingga dapat dinikmati sampai musim dingin. Proses mengeringkan kesemek segar hingga siap dikemas membutuhkan waktu lama.

    Buah kesemek yang sudah matang dikupas hingga bersih, kemudian diikat satu per satu pada tali yang nanti akan digunakan untuk menggantungnya. Buah tersebut direndam dalam air selama beberapa detik untuk mendisinfeksi, lalu digantung di luar ruangan.

    Sekitar 1–10 hari kemudian, permukaannya akan menjadi kering. Bagian keras di dalamnya ditekan atau dipijat untuk menghilangkan rasa sepat dengan cepat dan menghasilkan tekstur yang lembut. Setelah itu dibiarkan kembali, total pengeringan paling cepat sekitar 2 pekan dengan rutin memeriksa dan menekan bagian yang mengering.

    Sebagian orang tetap menggantungnya untuk mendapatkan tingkat kekenyalan yang diinginkan. Proses tersebut biasanya dilakukan secara manual, makanya harga kesemek kering bisa mahal. Terlebih memang jenis buahnya premium dan produksinya terbatas.

  2. 2. Ketergantungan pada cuaca

    Potret buah kesemek yang dikeringkan
    Potret buah kesemek yang dikeringkan (commons.wikimedia.org/さかおり)

    Kesemek kering biasanya hanya diproduksi pada musim gugur dan musim dingin dengan kondisi cuaca yang ideal. Prosesnya membutuhkan ketelatenan, bisa lebih rumit dari yang pernah kamu bayangkan. Sebab, kelembapan dan cuaca yang mudah berubah bisa memengaruhi kualitasnya, bahkan membuat buah mudah berjamur.

    Setelah kesemek melalui proses disinfeksi, sebaiknya gunakan sarung tangan untuk menyentuhnya, agar tidak memicu tumbuhnya jamur. Pada tahap awal, letakkan kesemek di tempat yang teduh. Selanjutnya, keringkan di tempat yang sejuk dan berventilasi baik, agar kelembapan tidak menumpuk.

    Kalau hujan dalam jangka waktu lama, pindahkan kesemek ke dalam rumah dan mengeringkannya dengan kipas angin atau alat pengering udara. Pastikan kesemek tidak saling menempel, agar kelembapan tidak menumpuk. Idealnya, kesemek kering dijemur pada suhu di bawah 20 derajat Celsius, tempat berventilasi baik dan terlindung dari hujan, serta hindari paparan sinar matahari langsung.

  3. 3. Rasa dan tekstur yang unik

    Ketelatenan dan perawatan selama proses pembuatan akan menghasilkan rasa serta tekstur unik pada kesemek kering. Meski jenisnya beragam, tapi semuanya punya rasa manis alami. Sebagian jenis kesemek rasanya sepat saat dimakan dalam kondisi segar, akan berubah menjadi manis setelah dikeringkan.

    Rasa manis tersebut dapat dilihat dari adanya bubuk putih yang menyelimuti bagian luarnya, orang Jepang menyebutnya kakishimo. Semakin tebal kakishimo, maka semakin tinggi pula tingkat kemanisan kesemek tersebut. Bubuk putih tersebut berasal dari gula alami kesemek yang mengkristal.

    Jenis kesemek menjadi faktor utama yang menentukan rasa dan teksturnya. Secara umum, tekstur unik pada kesemek kering dibagi menjadi dua, yaitu anpogaki dan korogaki atau ichidagaki. Anpogaki menunjukkan kesemek yang lembap dan lembut, sementara korogaki atau ichidagaki kadar airnya rendah serta teksturnya kenyal.

  4. 4. Simbol budaya kuliner yang penting di Jepang

    Potret kemasan kesemek Matsuzato Korogaki
    Potret kemasan kesemek Matsuzato Korogaki (commons.wikimedia.org/Sakaori)

    Kesemek kering bukan sekadar buah musim gugur yang bisa disimpan dalam jangka panjang. Sejarahnya panjang, pernah disebutkan sebagai makanan manis yang dirayakan selama festival dalam Engishiki, sebuah kode hukum dari pertengahan periode Heian. Selain itu, karena umur simpannya yang lama membuat buah ini digunakan juga sebagai makanan darurat.

    Konon, kesemek kering pernah dipersembahkan kepada para shogun. Kini telah diakui sebagai Ark of Taste, sebuah warisan kuliner dunia. Tidak heran kalau orang Jepang menjadikannya sebagai hadiah istimewa untuk kolega.

    Nah, sekarang kamu sudah tahu alasannya kenapa kesemek kering bisa menjadi hadiah istimewa di Jepang. Prosesnya yang lama dan tergantung pada cuaca berkontribusi pada kualitasnya. Selain itu, juga telah lama melekat dalam budaya Jepang.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More