5 Kesalahan saat Membuat Soft Cookies yang Sering Bikin Gagal

- Mentega harus berada di suhu ruang agar cookies tidak terlalu padat atau melebar berlebihan saat dipanggang.
- Takaran tepung harus akurat dan gunakan tepung serbaguna untuk hasil cookies yang empuk dan tidak terlalu keras.
- Jangan mengaduk adonan terlalu lama, simpan adonan di kulkas sebelum dipanggang, dan pastikan suhu oven ideal 160-170 derajat Celcius.
Soft cookies adalah dessert yang punya daya tarik yang sulit ditolak, terutama oleh anak-anak muda. Bagian tengahnya lembut dan chewy, sementara pinggirannya sedikit renyah. Namun, saat mencoba membuat soft cookies sendiri di rumah, banyak yang justru berakhir dengan cookies yang kering, melebar tak beraturan, atau keras seperti kue kering.
Sebenarnya, kegagalan ini kerap kali bukan karena resepnya salah, melainkan karena kesalahan kecil saat proses membuat adonan. Kalau kamu ingin membuat soft cookies yang hasilnya ala bakery, penting sekali memahami kesalahan-kesalahan umumnya. Ini dia kesalahan umum dalam membuat soft cookies dan cara menghindarinya.
1. Suhu mentega yang tidak tepat

Salah satu kunci cookies yang lembut dan lumer ada di mentega. Banyak orang menggunakan mentega yang baru keluar dari kulkas atau justru yang terlalu meleleh. Padahal, mentega dingin sulit dikocok dengan gula sehingga udara tidak terperangkap dengan baik, akibatnya tekstur cookies jadi padat dan keras.
Sebaliknya, mentega yang terlalu lembek atau cair—terutama karena dipanaskan di microwave—akan membuat adonan melebar berlebihan saat dipanggang. Idealnya, mentega berada di suhu ruang. Mentega yang suhunya pas akan terasa lembut saat ditekan jari, tapi masih mempertahankan bentuk.
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah mengocok mentega dan gula terlalu sebentar. Padahal, proses ini seharusnya berlangsung sekitar 5–10 menit hingga adonan tampak pucat dan mengembang. Di sinilah udara masuk dan membuat cookies tetap empuk di bagian tengah.
2. Takaran tepung yang keliru

Mengambil tepung langsung dengan gelas lalu dipadatkan bisa menambah jumlah tepung hingga 20–30 persen tanpa disadari. Akibatnya, cookies yang dihasilkan menjadi terlalu kering dan keras seperti biskuit. Cara yang lebih akurat adalah menyendok tepung ke dalam gelas ukur, lalu meratakannya. Terlalu sedikit tepung memang bikin cookies melebar dan berminyak, tapi kelebihan tepung justru jauh lebih sering menyebabkan soft cookies gagal.
Selain itu, gunakan tepung serbaguna. Tepung serbaguna mengandung protein dalam jumlah sedang sehingga bisa menghasilkan kue yang empuk dan tidak terlalu rendah. Sebaliknya, hindari tepung terigu protein tinggi karena bisa membentuk gluten berlebih dan membuat tekstur cookies jadi alot.
3. Mengaduk adonan terlalu lama

Setelah tepung masuk, adonan tidak boleh diaduk terlalu lama. Alasannya, overmixing akan mengaktifkan gluten secara berlebihan dan membuat cookies terasa keras saat digigit. Cukup aduk hingga tepung tercampur rata, lalu stop. Ini akan menghasilkan soft cookies yang lembut dan rapuh saat digigit.
4. Melewatkan proses chilling adonan

Langsung memanggang adonan yang baru saja diaduk adalah kesalahan klasik. Pada saat tersebut, mentega belum mengeras sehingga akan cepat meleleh di oven, membuat cookies melebar dan berminyak. Idealnya, simpan dulu adonan di kulkas selama 1–2 jam sebelum dipanggang. Ini membantu mentega mengeras, tepung menyerap cairan dengan baik, dan rasa cookies jadi lebih dalam. Bonusnya, adonan dingin juga lebih mudah dibentuk dan hasilnya lebih konsisten.
5. Tidak memanggang pada suhu yang benar dan loyang yang tepat

Oven yang belum benar-benar panas, loyang melengkung, atau posisi rak yang salah bisa membuat cookies matang tidak merata. Idealnya, gunakan loyang aluminium datar, panaskan oven dengan baik sebelum adonan cookies dimasukkan, dan putar posisi loyang di tengah waktu memanggang. Jangan menata adonan terlalu rapat karena uap air bisa terperangkap dan membuat bagian bawah cookies jadi lembek. Suhu oven yang terlalu tinggi juga membuat pinggiran cepat mengeras sementara bagian tengah belum matang. Untuk soft cookies, suhu oven yang ideal adalah 160–170 derajat Celcisu. Cookies juga tidak perlu dioven sampai golden brown untuk mendapatkan bagian tengah yang lumer.
Membuat soft cookies yang sempurna bukan soal keberuntungan, tapi soal ketelitian. Dengan memperhatikan suhu mentega, takaran bahan, waktu mengaduk, hingga proses pendinginan adonan, kamu bisa menghindari kegagalan yang sama berulang kali. Sedikit disiplin di dapur akan terbayar dengan soft cookies yang lembut, tebal, dan memuaskan di setiap gigitan.


















