5 Bahan Pengganti Shaoxing Wine, Bahan Esensial dalam Masakan Tiongkok

- Shaoxing wine adalah arak masak khas Tiongkok yang memberi aroma manis dan rasa mendalam pada masakan, namun sulit ditemukan di beberapa tempat.
- Ada lima bahan pengganti populer: dry sherry, sake, mirin, air kaldu, dan cuka; masing-masing memiliki karakter rasa serta rasio penggunaan berbeda.
- Bagi yang menghindari alkohol, air kaldu atau sedikit cuka bisa jadi alternatif aman tanpa mengubah cita rasa masakan secara drastis.
Dalam masakan Tiongkok, Shaoxing wine kerap disebut berkali-kali untuk membuat aneka macam resep. Memang keberadaan bahan ini sangat penting untuk menyempurnakan beragam makanan. Bahan tersebut adalah arak masak yang berasal dari Shaoxing, Zhejiang, Tiongkok.
Shaoxing wine terkenal dengan wanginya yang manis dan berguna dalam mengaburkan aroma amis, menambah cita rasa otentik halus pada masakan, atau memberi kedalaman rasa.
Memperoleh bahan ini juga tidak bisa dikatakan mudah. Kalau kamu sedang membuat masakan Tiongkok dan butuh pengganti Shaoxing wine baik itu setara atau non-alkohol, kamu bisa cari tahu alternatif penggantinya di bawah ini.
1. Dry sherry

Dry sherry merupakan bahan pengganti yang tepat untuk Shaoxing wine. Bahan ini memiliki corak rasa yang serupa denagn arak masak tersebut dan pas dipakai untuk beragam kebutuhan, seperti marinasi, saus, tumisan, dan seterusnya.
Rasio yang digunakan sebagai pengganti adalah 1:1. Dry sherry sendiri mengandung alkohol, karena terbuat dari anggur Palomino dan difermentasi. Rasanya sendiri cenderung nutty, kering, ringan, dan terdapat sentuhan ragi yang khas.
2. Sake

Sake merupakan minuman dari Jepang yang dapat dipakai untuk meggantikan Shoxing wine dalam masakan. Bukan bahan yang sangat mirip, tetapi cukup efektif mengganti arak masak China bila jumlah yang diperlukan hanya sedikit.
Rasa sake cenderung lebih ringan daripada Shaoxing wine. Kurang cocok bila dipakai dalam jumlah banyak. Untuk rasionya sendiri, sake dapat menggantikan Shaoxing wine dengan jumlah 1:1.
3. Mirin

Lalu ada mirin yang merupakan anggur beras ketan manis dalam masakan Jepang. Kompleksitas rasanya lebih rumit dari Shaoxing wine, karena lebih legit sekaligus umami. Lantaran rasanya dominan manis, maka perbandingan pengganti yang dipakai harus jauh lebih sedikit.
Mengganti arak masak China pakai mirin sebenarnya tidak terlalu dianjurkan. Sebab, bahan tersebut membuat kamu perlu memodifikasi resep—takaran gula atau bahan manis lainnya perlu disesuaikan. Rasa masakan yang legit sering kali membuat kamu memerlukan penetral seperti citrus supaya tidak merusak cita rasa masakan.
4. Air kaldu

Kalau kamu tidak bisa mengonsumsi alkohol karena alasan kesehatan atau agama, maka Shaoxing wine bisa diganti pakai air kaldu. Dari sisi rasa, bahan ini tidak dapat dikatakan mirip dengan arak masak, namun sangat berguna dalam memberi kedalaman rasa.
Rasio penggunaan air kaldu untuk menggantikan Shaoxing wine adalah 1:1. Bahan ini berbeda dengan kaldu bubuk, sehingga pastikan kamu menggunakan air kaldu yang tepat. Bisa berasal dari ayam atau sayuran.
5. Cuka

Lalu ada cuka beras atau cuka apel yang bisa dipakai menggantikan arak masak tersebut. Bahan ini dapat digunakan dalam marinasi maupun tumisan agar bisa memberikan sensasi keasaman yang kompleks.
Meski begitu, kekuatan rasa cuka yang dominan asam perlu disesuaikan. Biasanya dibutuhkan lebih sedikit cuka untuk menggantikan sejumlah Shaoxing wine agar sensasinya tidak terlalu kecut.
Shaoxing wine merupakan bahan masak yang penting dalam tradisi masakam China, tetapi bahan ini tidak mudah ditemukan atau dipakai bebas oleh banyak orang.
Kelima bahan di atas bisa dipakai menggantikan Shaoxing wine. Namun, jika kamu hanya memerlukan sedikit Shaoxing wine, maka bisa diganti air atau dihilangkan sama sekali.


















