ilustrasi burger (commons.wikimedia.org/Hongreddotbrewhouse)
Sesampainya para imigran Hamburg di Amerika, hidangan daging giling itu mulai banyak tampil di menu restoran. Pada 1836, hamburg steak sudah tercatat di daftar menu Delmonico's, yakni salah satu jaringan restoran fine dining legendaris di New York dan Connecticut yang dikenal sebagai pelopor kuliner kelas atas Amerika. Versi yang lebih merakyat baru muncul belakangan, ketika para pedagang kaki lima New York mulai menjepit patty daging di antara dua lembar roti agar para buruh pabrik bisa makan sambil berjalan.
Di sinilah perdebatan besar itu dimulai. Louis Lassen, pemilik Louis' Lunch di New Haven, Connecticut, dikreditkan oleh Library of Congress Amerika Serikat sebagai orang yang pertama kali menyajikan hamburger sandwich. Pada 1900, ia meletakkan sisa potongan steak di antara dua lembar roti panggang untuk seorang pelanggan yang terburu-buru. Restorannya masih berdiri dan beroperasi sampai hari ini.
Fletcher Davis punya klaim berbeda, karena ia disebut sudah menjual versi hamburger-nya dari kafe miliknya di Athens, Texas, sejak 1880-an, lalu membawa hidangan tersebut ke panggung lebih besar di St. Louis World's Fair pada 1904. Dua bersaudara Frank dan Charles Menches juga mengklaim momen yang lebih spesifik.
Mereka menyajikan patty daging di antara roti di Erie County Fair pada 1885. Charlie Nagreen pun punya versi sendiri (masih di tahun 1885), di Seymour Fair, Wisconsin, ia meratakan bola daging dan menyelipkannya di antara dua irisan roti agar pengunjung pameran bisa makan sambil berjalan-jalan.
Inovasi terus bergulir setelah klaim-klaim itu. Chili burger bisa dilacak kemunculannya ke 1920-an, dari restoran Ptomaine Tommy's di Los Angeles. Cheeseburger merupakan varian yang kini mungkin paling kamu kenal, pertama kali tercatat pada 1924 di The Rite Spot, sebuah restoran di Pasadena, California, yang terletak di jalur legendaris Route 66. Nama aslinya di menu waktu itu bukan cheeseburger, melainkan The Aristocratic Burger, yakni sebuah ironi besar mengingat cheeseburger kini identik sebagai street food paling merakyat di dunia.
Sejarah burger bukan sekadar cerita tentang makanan, melainkan perjalanan lintas peradaban yang merekam bagaimana sebuah ide sederhana berpindah tangan dari koki Romawi, prajurit Mongol, pedagang Hamburg, hingga warung kaki lima New York. Kamu kini tahu bahwa di balik setiap patty yang tersaji, ada ribuan tahun sejarah yang ikut melatarbelakanginya. Semoga informasi mengenai sejarah burger ini bisa makin menambah pengetahuan kamu tentang asal-usul sebuah kuliner.