Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tips Bikin Nasi Awet, Intip Jurus Rahasia ala Dapur Profesional!

5 Tips Bikin Nasi Awet, Intip Jurus Rahasia ala Dapur Profesional!
nasi (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Bakteri bacillus cereus berkembang cepat pada suhu panas dan dapat menyebabkan nasi basi serta menghasilkan racun yang tidak hilang meski dipanaskan ulang.
  • Kadar air tinggi dan paparan udara terbuka mempercepat pertumbuhan mikroba, sehingga nasi mudah berlendir dan berbau asam jika tidak disimpan rapat.
  • Mendinginkan nasi dengan cepat lalu menyimpannya di kulkas membantu menghentikan pertumbuhan bakteri dan membuat nasi tahan hingga tiga hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Pernahkah kamu melihat nasi sudah berbau asam padahal baru dimasak beberapa jam? Di negara tropis seperti Indonesia, masalah ini sering terjadi terutama saat musim panas. Suhu udara yang tinggi ternyata mempercepat proses pembusukan nasi secara signifikan.

Bakteri penyebab basi, yaitu bacillus cereus, berkembang biak sangat cepat pada rentang suhu berbahaya. Memahami alasan ilmiah di balik fenomena ini akan membantu kita mencegah pemborosan makanan. Berikut adalah 5 alasan kenapa nasi cepat basi di cuaca panas dan cara menyimpannya.

1. Bakteri bacillus cereus menggandakan diri setiap 20 menit pada suhu ruang

ilustrasi bakteri (freepik.com/freepik)
ilustrasi bakteri (freepik.com/freepik)

Mengutip Cleveland Clinic, bacillus cereus adalah bakteri umum yang hidup di tanah dan biji-bijian mentah. Spora bakteri ini tahan terhadap proses pemasakan nasi karena panas tidak membunuhnya. Setelah nasi dingin, spora tersebut berubah menjadi bentuk aktif dan mulai berkembang biak.

Cuaca panas menciptakan lingkungan ideal antara 30-37 derajat Celcius untuk reproduksi bakteri. Dalam kondisi ini, populasi bakteri bisa mencapai level berbahaya hanya dalam dua jam. Akibatnya, nasi mengeluarkan racun penyebab muntaber yang tidak hilang meskipun dipanaskan ulang.

2. Kadar air tinggi dalam nasi menyediakan media sempurna bagi mikroba

nasi (freepik.com/xb100)
nasi (freepik.com/xb100)

Nasi yang baru matang mengandung kadar air sekitar 60-70 persen dari beratnya. Molekul air ini menjadi sumber kehidupan bagi berbagai jenis jamur dan bakteri. Semakin panas suhu udara, semakin cepat mikroba mencerna karbohidrat dalam nasi.

Proses fermentasi oleh mikroba menghasilkan asam laktat dan bau tidak sedap. Kamu bisa melihat perubahan tekstur menjadi berlendir sebagai tanda awal kebasian. Oleh karena itu, mengurangi kadar air dengan meniriskan nasi dapat memperpanjang masa simpannya.

3. Paparan udara terbuka mengontaminasi nasi dengan spora lingkungan

nasi di rice cooker (freepik.com/freepik)
nasi di rice cooker (freepik.com/freepik)

Setiap kali kamu membuka penanak nasi, ribuan spora mikroba melayang masuk dari udara. Spora-spora ini berasal dari debu, percikan liur, atau partikel dapur lainnya. Cuaca panas mempercepat germinasi spora menjadi koloni bakteri aktif.

Menyimpan nasi dalam wadah tertutup rapat segera setelah matang sangat dianjurkan. Wadah kedap udara mencegah kontaminasi silang dari lingkungan sekitar. Praktik sederhana ini bisa memperlambat kebasian hingga dua kali lipat lebih lama.

4. Metode pendinginan lambat menciptakan zona bahaya berkepanjangan

nasi (freepik.com/freepik)
nasi (freepik.com/freepik)

Membiarkan nasi mendingin secara alami di atas meja adalah kesalahan umum. Zona suhu berbahaya antara 5 hingga 60 derajat Celcius memakan waktu hingga tiga jam. Selama periode ini, bakteri berkembang biak secara eksponensial tanpa terlihat.

Solusi terbaik adalah mendinginkan nasi secara cepat dengan metode sebaliknya. Sebarkan nasi tipis-tipis di atas loyang atau bungkus dalam porsi kecil. Masukkan ke dalam kulkas maksimal satu jam setelah nasi matang untuk menghentikan pertumbuhan bakteri.

5. Penyimpanan dalam kulkas mengubah struktur pati menjadi lebih tahan lama

nasi (freepik.com/stockking)
nasi (freepik.com/stockking)

Pendinginan mengubah pati nasi menjadi bentuk resistant starch yang sulit dicerna mikroba. Bentuk pati ini lebih stabil dan tidak mudah difermentasi oleh bakteri pembusuk. Nasi dingin langsung dari kulkas bisa bertahan hingga tiga hari tanpa perubahan rasa.

Kamu bisa memanaskan kembali nasi dengan taburan sedikit air menggunakan microwave. Alternatif lain, kukus nasi selama lima menit untuk mengembalikan tekstur pulennya. Jangan pernah menyimpan nasi pada suhu ruang lebih dari dua jam di cuaca panas.

Gimana, sekarang kamu jadi paham kan kenapa nasi cepat banget basi kalau cuaca lagi terik? Mulai sekarang, jangan malas masukkan nasi ke kulkas ya, meskipun cuma sisa sepiring. Daripada mubazir dan akhirnya bau, lebih baik dinginkan cepat-cepat biar besok masih enak disantap!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian

Related Articles

See More