Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Jitu Memilih Ikan Segar untuk Sushi Berkualitas

ilustrasi sushi
ilustrasi sushi (pexels.com/Matheus Bertelli)
Intinya sih...
  • Perhatikan warna daging ikan untuk menentukan kesegarannya, terutama untuk jenis salmon dan tuna.
  • Cium aroma ikan dengan teliti, pastikan tidak berbau menyengat atau busuk.
  • Periksa tekstur daging ikan, pastikan kenyal dan tidak berlendir berlebihan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Membuat sushi sendiri di rumah kini bukan lagi hal yang terdengar rumit atau eksklusif. Banyak orang mulai tertarik mencoba karena bahan-bahannya relatif mudah ditemukan dan prosesnya bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Bahan-bahan mudah ditemukan di pasar maupun supermarket dan tutorial juga mudah ditemukan di internet. Namun, satu hal penting yang sering terlupakan adalah kualitas ikan yang digunakan.

Ikan menjadi komponen utama dalam sushi, sehingga kesegarannya sangat menentukan rasa dan keamanan saat dikonsumsi. Salah memilih ikan bisa membuat sushi terasa amis, kurang nikmat, bahkan berisiko bagi kesehatan. Karena itu, memahami cara memilih ikan segar untuk sushi adalah langkah awal yang tidak boleh disepelekan.

1. Perhatikan warna daging ikan

ilustrasi daging ikan
ilustrasi daging ikan (pexels.com/RDNE Stock project)

Warna daging ikan bisa menjadi indikator utama kesegarannya, terutama jika ikan akan digunakan untuk sushi. Ikan segar umumnya memiliki warna cerah, bersih, dan tampak hidup, bukan kusam atau keabu-abuan. Jika warna daging terlihat pucat atau ada bercak kecokelatan, sebaiknya ikan tersebut dihindari.

Untuk jenis ikan seperti salmon dan tuna, warna harus tampak konsisten dan tidak belang. Salmon segar memiliki warna oranye cerah dengan serat yang jelas, sedangkan tuna segar berwarna merah terang. Warna yang menarik ini biasanya menandakan ikan masih dalam kondisi optimal untuk dikonsumsi mentah.

2. Cium aroma ikan dengan teliti

ilustrasi potongan daging ikan
ilustrasi potongan daging ikan (pexels.com/Anastasia Shuraeva)

Aroma ikan sering kali menjadi penentu cepat apakah ikan tersebut masih segar atau tidak. Ikan segar untuk sushi seharusnya tidak berbau menyengat atau amis berlebihan. Aroma yang ideal justru cenderung ringan dan segar, mirip dengan bau air laut.

Jika tercium bau asam, busuk, atau terlalu tajam, itu bisa menjadi tanda ikan sudah mulai rusak. Jangan ragu untuk menolak ikan yang aromanya mencurigakan, meskipun tampilannya terlihat baik. Dalam pembuatan sushi, kualitas aroma sangat berpengaruh pada pengalaman makan secara keseluruhan.

3. Periksa tekstur daging ikan

ilustrasi memotong ikan
ilustrasi memotong ikan (pexels.com/RDNE Stock project)

Tekstur daging ikan juga perlu diperhatikan dengan saksama sebelum membeli. Ikan segar memiliki daging yang kenyal dan kembali ke bentuk semula saat ditekan perlahan. Jika daging terasa lembek atau mudah hancur, itu menandakan ikan sudah tidak segar.

Selain itu, permukaan daging ikan seharusnya tampak lembap alami, bukan berlendir berlebihan. Lendir yang terlalu banyak bisa menjadi tanda awal pembusukan. Tekstur yang baik akan membuat potongan sushi terlihat rapi dan terasa lebih nikmat saat disantap.

4. Pilih ikan dengan penanganan khusus untuk sushi

ilustrasi memisahkan kulit ikan
ilustrasi memisahkan kulit ikan (pexels.com/Ivan S)

Tidak semua ikan segar otomatis aman untuk dikonsumsi mentah sebagai sushi. Idealnya, pilih ikan yang memang diberi label atau diperuntukkan untuk konsumsi mentah, seperti sashimi grade. Ikan jenis ini biasanya telah melalui proses penanganan dan penyimpanan yang lebih ketat.

Selain itu, pastikan ikan disimpan dalam suhu dingin yang stabil sejak awal hingga dibeli. Penjual yang menjaga kebersihan dan rantai dingin dengan baik biasanya lebih dapat dipercaya. Dengan memilih ikan yang tepat, kamu bisa menikmati sushi buatan sendiri dengan lebih aman dan tenang.

Memilih ikan segar untuk sushi memang membutuhkan ketelitian, tetapi hasilnya sepadan dengan rasa yang didapatkan. Dengan memperhatikan warna, aroma, tekstur, dan cara penanganannya, kualitas sushi buatan rumah bisa meningkat drastis. Yuk, mulai lebih cermat saat memilih ikan agar pengalaman membuat dan menikmati sushi jadi semakin menyenangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Banana Coconut Soft Cookies, Camilan Manis Tropis yang Lembut Teksturnya

27 Jan 2026, 11:15 WIBFood