Kalau ingin membuat ayam goreng dengan aroma bawang yang kuat, kamu bisa memilih bawang putih kecil yang masih segar. Sesuaikan jumlahnya dengan potongan ayam agar rasa bawangnya tidak terlalu mendominasi. Kalau memakai bawang putih berukuran besar, kamu tetap bisa mendapatkan hasil yang enak selama kualitasnya bagus dan jumlahnya sesuai.
5 Tips Memilih Bawang Putih untuk Ayam Goreng yang Lebih Wangi

- Pilih bawang putih kecil yang segar bila ingin aroma lebih tajam, tetapi kualitas dan jumlahnya tetap perlu disesuaikan dengan potongan ayam.
- Pastikan umbi keras, padat, berkulit utuh, serta bebas lembap, jamur, bau tidak biasa, bagian lunak, dan tunas hijau untuk menjaga kualitas aroma.
- Cuci, keringkan, lalu geprek bawang bersama kulitnya; masukkan saat ayam hampir matang agar harum keemasan tanpa menjadi gosong dan pahit.
Ayam goreng bawang putih punya aroma khas yang bikin orang mudah tergoda, bahkan sebelum disajikan. Wangi bawang putih yang bercampur dengan ayam goreng bisa membuat lauk sederhana terasa jauh lebih istimewa. Namun, hasilnya gak cuma ditentukan oleh banyaknya bawang putih yang digunakan, lho.
Bawang putih yang kurang bagus bisa membuat hasil masakan kurang maksimal. Supaya ayam goreng buatanmu lebih harum, ikuti beberapa tips memilih bawang putih berikut ini, ya!
1. Pilih bawang putih berukuran kecil

ilustrasi bawang putih (unsplash.com/ji jiali) Saat membeli bawang putih untuk ayam goreng, jangan langsung mengambil umbi yang ukurannya paling besar. Bawang putih berukuran kecil terkadang punya aroma dan rasa yang lebih tajam sehingga cocok untuk masakan yang mengandalkan wangi bawang. Meski begitu, ukuran bukan satu-satunya penentu karena jenis dan kesegaran bawang juga berpengaruh.
2. Periksa umbi yang keras dan kulitnya utuh

ilustrasi bawang putih (vecteezy.com/Barbier Sylvie) Sebelum memasukkan bawang putih ke keranjang, coba pegang umbinya terlebih dahulu. Pilih yang terasa keras dan padat, bukan yang lembek ketika ditekan. Kulit luarnya juga sebaiknya masih utuh dan melekat dengan baik agar isi di dalamnya terlindungi.
Bawang putih yang masih bagus umumnya tidak menunjukkan tanda lembap, berjamur, atau mengeluarkan bau yang tidak biasa. Hindari juga umbi yang sudah berkerut parah atau memiliki bagian yang lunak karena kualitasnya mungkin sudah menurun. Memilih bawang putih dalam kondisi baik membantu kamu mendapatkan aroma yang lebih segar saat memasak ayam.
3. Hindari bawang putih yang bertunas atau mulai rusak

ilustrasi bawang putih (unsplash.com/Colin Watts) Coba perhatikan bagian pangkal dan sela-sela kulit bawang putih sebelum membelinya. Kalau sudah muncul tunas hijau, bawang tersebut masih bisa digunakan selama kondisinya baik, tetapi rasanya mungkin lebih tajam atau pahit. Untuk ayam goreng yang mengandalkan aroma bawang, pilih umbi yang belum bertunas.
Jangan gunakan bawang putih yang berjamur, lembek, atau berbau busuk. Bintik berwarna gelap yang disertai perubahan tekstur juga perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda kerusakan. Bawang yang tampak kering di bagian kulit luarnya belum tentu buruk, jadi periksa juga kondisi siung di dalamnya sebelum memutuskan untuk menggunakannya.
4. Memarkan bawang putih tanpa mengupas kulitnya

ilustrasi bawang putih (unsplash.com/okeykat) Bawang putih untuk ayam goreng gak selalu harus dicincang halus atau dihaluskan menjadi bumbu. Kamu bisa mencucinya sampai bersih, mengeringkan permukaannya, lalu menggeprek umbinya bersama kulitnya hingga sedikit pecah. Cara ini membuat bagian dalam bawang terbuka sehingga aromanya lebih mudah keluar saat terkena panas minyak.
Kulit bawang putih bisa membantu siung tetap utuh saat digoreng, tetapi bukan berarti aromanya otomatis terkunci di dalam. Pastikan bawang sudah bersih dan tidak menyimpan air berlebihan sebelum dimasukkan ke minyak panas karena air bisa memicu cipratan. Kalau ingin aroma bawang lebih menyebar, geprek secukupnya agar siungnya terbuka, tak perlu sampai hancur atau menjadi potongan kecil yang cepat gosong.
5. Masukkan bawang putih saat ayam hampir matang

ilustrasi ayam goreng (pexels.com/FOX ^.ᆽ.^= ∫) Waktu untuk memasukkan bawang putih ke dalam minyak goreng juga perlu diperhatikan. Jika digoreng terlalu lama sejak awal, bawang bisa berubah menjadi kecokelatan sebelum ayam matang sempurna. Bawang putih yang terlalu gosong akan terasa pahit dan aromanya kurang enak saat disantap.
Kalau ayam digoreng dalam minyak yang sama dengan bawang putih, kamu bisa memasukkan bawang ketika ayam sudah hampir matang, lalu menunggunya sampai harum dan berwarna keemasan. Waktu pastinya bergantung pada ukuran potongan ayam, suhu minyak, dan jumlah bahan yang digoreng. Jangan menunggu bawang sampai cokelat tua karena proses memasak masih berlanjut meski sudah diangkat dari minyak.
Aroma ayam goreng bawang putih gak cuma bergantung pada banyaknya bumbu yang dipakai. Kesegaran bawang, cara menggepreknya, dan waktu menggoreng bisa ikut menentukan hasilnya. Kalau selama ini bawang putihmu sering berakhir gosong atau aromanya kurang terasa, tips mana yang ingin kamu coba saat memasak berikutnya?






















