Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Tips Menggunakan Rice Cooker Multifungsi agar Masak Lebih Praktis

5 Tips Menggunakan Rice Cooker Multifungsi agar Masak Lebih Praktis
ilustrasi rice cooker (unsplash.com/MChe Lee)
Intinya Sih
  • Rice cooker multifungsi bisa digunakan untuk berbagai hidangan, dari nasi hingga dessert, asalkan pengguna memahami setiap mode dan fungsinya dengan benar.
  • Takaran air, cara menutup tutup, serta kapasitas bahan perlu diperhatikan agar hasil masakan matang merata dan alat tetap awet.
  • Alat ini cocok untuk gaya hidup praktis karena mampu menggantikan beberapa peralatan dapur sekaligus dan memudahkan eksplorasi menu harian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Rice cooker sekarang tidak hanya bisa dipakai untuk memasak nasi. Banyak orang mulai memanfaatkannya untuk membuat berbagai macam hidangan, dari sup, tumisan sederhana, sampai dessert. Apalagi kalau kamu punya rice cooker multifungsi, fitur yang tersedia biasanya lebih lengkap dan bisa menggantikan beberapa alat dapur sekaligus.

Namun, meskipun kelihatannya simpel, ternyata masih banyak yang belum memaksimalkan penggunaan rice cooker ini, lho. Bahkan, ada juga yang memakainya asal-asalan, sehingga hasil masakan kurang maksimal atau alatnya jadi cepat rusak. Supaya rice cooker multifungsi kamu benar-benar terpakai dengan optimal, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan berikut ini.

Table of Content

1. Pahami fungsi setiap mode

1. Pahami fungsi setiap mode

ilustrasi rice cooker
ilustrasi rice cooker (vecteezy.com/ANTON WINARYO)

Rice cooker multifungsi biasanya punya beberapa mode, seperti cook, warm, steam, soup, hingga cake. Jangan hanya pakai mode “cook” karena setiap mode punya suhu dan waktu yang berbeda. Misalnya, mode “soup” biasanya punya pemanasan lebih stabil dan lama, cocok untuk kuah yang butuh meresap. Luangkan waktu sebentar untuk membaca manual atau coba-coba tiap mode. Dari situ kamu bisa lebih paham kapan harus pakai fitur tertentu.

2. Perhatikan takaran air

ilustrasi air
ilustrasi air (freepik.com/atlascompany)

Ini kelihatannya sepele, tapi penting sekali diperhatikan. Takaran air yang tepat akan menentukan tekstur masakan kamu. Kalau kamu masak nasi, biasanya sudah ada garis ukur di dalam panci. Namun, kalau masak menu lain, seperti mi instan, sup, atau bahkan kue, kamu perlu menyesuaikan sendiri. Terlalu banyak menambahkan air bisa membuat hasil masakan jadi terlalu lembek, sedangkan terlalu sedikit bisa bikin makanan cepat kering atau bahkan gosong.

3. Jangan langsung tutup saat masak hidangan tertentu

ilustrasi rice cooker
ilustrasi rice cooker (unsplash.com/MChe Lee)

Untuk beberapa jenis masakan, seperti tumisan sederhana atau mi instan, kamu sebenarnya tidak harus selalu menutup rice cooker rapat-rapat. Justru, membiarkannya sedikit terbuka bisa membantu kamu mengontrol proses memasak dengan lebih baik. Uap panas bisa keluar secara perlahan, jadi risiko air meluap juga lebih kecil.

Selain itu, kamu jadi lebih mudah memantau kondisi makanan tanpa harus sering membuka-tutupnya. Cara ini juga membuatmu lebih leluasa saat ingin mengaduk bahan di tengah proses memasak. Mengaduk sesekali penting supaya bumbu tercampur rata dan makanan matang merata. Kalau semuanya tertutup terus, bagian bawah bisa cepat matang sementara bagian atas masih kurang. Dengan teknik ini, hasil masakan biasanya jadi lebih konsisten. Jadi, jangan ragu untuk sesekali memasak dengan posisi tutup sedikit terbuka, terutama untuk menu yang butuh perhatian ekstra.

4. Jangan overload

ilustrasi rice cooker
ilustrasi rice cooker (vecteezy.com/wirot pathi)

Walaupun rice cooker multifungsi terlihat kuat dan serbaguna, tetap saja alat ini punya batas kapasitas yang tidak boleh diabaikan. Banyak orang tergoda memasukkan bahan dalam jumlah besar supaya sekali masak langsung selesai, padahal ini justru bisa jadi masalah. Saat diisi terlalu penuh, panas di dalam panci tidak akan tersebar secara merata.

Akibatnya, ada bagian yang matang sempurna, tapi ada juga yang masih setengah matang. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bahkan bisa membuat bagian bawah makanan cepat gosong. 

Selain itu, beban yang berlebihan juga bisa membuat kinerja rice cooker jadi lebih berat dari seharusnya. Kalau dibiarkan terus-menerus, bukan tidak mungkin alat jadi lebih cepat rusak. Daripada mengambil risiko, lebih aman memasak dalam beberapa tahap. Memang sedikit lebih lama, tapi hasilnya jauh lebih maksimal dan alat pun lebih awet.

5. Manfaatkan untuk menu selain nasi

ilustrasi memasak nasi menggunakan rice cooker
ilustrasi memasak nasi menggunakan rice cooker (vecteezy.com/Sanhanat Pimpa)

Ini yang sering dilewatkan. Rice cooker multifungsi bisa dipakai untuk memasak banyak hal, seperti telur rebus, sup, mi instan, bahkan kue. Kalau kamu lagi malas masak ribet, alat ini bisa jadi penyelamat. Cukup satu alat, kamu bisa bikin menu harian tanpa perlu banyak peralatan tambahan.

Menggunakan rice cooker multifungsi sebenarnya tidak sulit, asal kamu tahu cara memaksimalkan fiturnya. Dengan sedikit perhatian pada detail, alat ini bisa jadi andalan di dapur yang super praktis. Apalagi untuk kamu yang sibuk atau tidak mau ribet, rice cooker multifungsi bisa jadi solusi masak cepat tanpa harus mengorbankan rasa. Tinggal pintar-pintar eksplorasi saja, dijamin makin lama kamu bakal makin jago masak cuma dari satu alat ini.

FAQ Seputar Tips Menggunakan Rice Cooker Multifungsi

Mengapa kita tidak boleh hanya mengandalkan mode "Cook" pada rice cooker multifungsi?

Setiap mode pada rice cooker multifungsi, seperti Steam, Soup, atau Cake, memiliki pengaturan suhu dan waktu yang berbeda-beda. Menggunakan mode yang tepat sesuai jenis masakan akan menghasilkan tekstur dan rasa yang lebih maksimal. Misalnya, mode Soup memberikan pemanasan yang lebih stabil untuk kuah yang meresap sempurna.

Bagaimana cara mengatur takaran air jika memasak menu selain nasi?

Garis ukur di dalam panci biasanya hanya berlaku untuk nasi. Jika memasak menu lain seperti mi instan, sup, atau kue, Anda harus menyesuaikan takaran secara manual. Takaran air yang pas sangat krusial; terlalu banyak air membuat masakan lembek, sedangkan terlalu sedikit bisa menyebabkan makanan kering atau gosong.

Kapan sebaiknya kita membiarkan tutup rice cooker sedikit terbuka saat memasak?

Saat memasak hidangan seperti tumisan sederhana atau mi instan, membiarkan tutup sedikit terbuka membantu mengontrol uap panas agar air tidak meluap. Selain itu, teknik ini memudahkan Anda untuk mengaduk masakan secara berkala agar bumbu tercampur rata dan kematangan makanan lebih konsisten.

Apa risiko jika memasukkan bahan makanan melebihi kapasitas (overload)?

Memasukkan terlalu banyak bahan akan membuat persebaran panas menjadi tidak merata, sehingga ada bagian makanan yang matang dan ada yang masih mentah. Selain itu, beban berlebih memaksa mesin bekerja lebih keras, yang jika dilakukan terus-menerus dapat memperpendek usia pakai atau merusak rice cooker tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
Eddy Rusmanto
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Related Articles

See More