Comscore Tracker

5 Jajanan Tradisional yang Jadi Makanan Kekinian, Kamu Menyangka?

Diberi tambahan bahan supaya makin nikmat

Seiring berjalannya waktu, segala aspek kehidupan akan berubah, begitu juga soal kuliner. Banyak kuliner-kuliner tradisional yang hits pada masanya kini muncul kembali dengan gaya baru.

Tren kuliner tradisional yang dimodifikasi tersebut banyak mendapat apresiasi dari masyarakat. Banyak masyarakat yang merindukan kehadiran jajanan lawas dan merasa terobati ketika jajanan tersebut hits kembali.

Beragam jajanan tradisional kini kembali eksis dan jadi makanan kekinian kesukaan banyak orang. Kamu pasti pernah cobain, deh!

1. Kue cubit

5 Jajanan Tradisional yang Jadi Makanan Kekinian, Kamu Menyangka?Kue cubit (instagram.com/melatiyusmarelda)

Kue cubit merupakan salah satu jajanan lawas yang masih ada hingga saat ini. Pada zaman dulu, pedagang kue cubit umumnya berjualan di sekitar pasar menggunakan sepeda. 

Seiring perkembangan zaman, kue cubit yang mulanya hanya menggunakan topping meses kini semakin beragam. Saat ini, kue cubit menjadi salah satu jajanan hits di kalangan anak muda.

Tidak hanya ada topping cokelat, kini kue cubit tersedia dengan berbagai rasa dan topping, seperti matcha, stroberi, taro, keju, dan lainnya. Kamu paling suka yang mana, nih?

2. Leker

5 Jajanan Tradisional yang Jadi Makanan Kekinian, Kamu Menyangka?Leker (instagram.com/hi.culinary)

Sama seperti kue cubit, pada tahun 90-an leker menjadi jajanan sederhana yang biasa ditemukan di sekolah atau pasar. Konon, makanan ini sudah ada sejak zaman Belanda dan terinspirasi dari panekuk dengan versi lebih tipis. 

Dulunya, leker hanya ada satu isian, yaitu pisang yang dipotong kecil-kecil dan ditambahkan gula atau cokelat. Tetapi di era modern saat ini, leker disulap menjadi makanan kekinian dengan beragam isian, seperti Oreo, green tea, cokelat, dan keju. Bahkan ada adonan asin seperti sosis dan keju mozarella, lho.

3.Cimol

5 Jajanan Tradisional yang Jadi Makanan Kekinian, Kamu Menyangka?Cimol (https://instagram.com/fatya_syaif)

Cimol salah satu jajanan dari aci khas Jawa barat. Walau sama-sama bulat, antara cimol dan cilok memiliki perbedaan. Cimol berbentuk bulat kopong polos tanpa isi, sedangkan cilok memiliki isian yang padat. Dari segi penyajian, cimol digoreng terlebih dahulu.

Jika sebelumnya cimol hanya dimakan dengan bumbu tabur asin atau pedas, saat ini cimol sudah dimodifikasi dengan berbagai varian. Varian cimol yang paling populer saat ini adalah dengan isian keju dan saus cocolan.

Baca Juga: 5 Jajanan Tradisional yang Kerap Jadi Pelengkap Cenil, Tahu Namanya?

4. Kue pancong

5 Jajanan Tradisional yang Jadi Makanan Kekinian, Kamu Menyangka?Kue pancong (unsplash.com/anisawa)

Kue pancong merupakan jajanan tradisional Betawi yang terbuat dari tepung terigu dan parutan kelapa. Setelah matang, kue pancong dimakan dengan gula pasir. Kue pancong  sendiri gurih dengan rasa manis dari gula pasir. 

Kini kue pancong hadir dengan dua versi, tradisional dan kekinian. Kue pancong kekinian adonannya mirip kue cubit dengan tekstur yang lumer. Selain itu, varian pancong modern juga beragam, ada cokelat, green tea, stroberi, keju, dan lainnya.

5. Cireng

5 Jajanan Tradisional yang Jadi Makanan Kekinian, Kamu Menyangka?Cireng (instagram.com/lestarisahidin)

Sama seperti cimol, cireng juga merupakan jajanan khas Jawa Barat yang terbuat dari aci. Pada awalnya, cireng hanya memiliki satu varian, yakni berwarna putih dengan tekstur tidak rata. Cireng varian tersebut dikenal dengan sebutan cireng salju.

Seiring berkembangnya zaman, cireng kini hadir dengan beragam varian. Beberapa di antaranya yaitu, cireng nasi, cireng banyur, bahkan cireng dengan isi yang beragam, seperti keju, bakso, atau daging ayam.

Kelima jajanan tradisional di atas telah berevolusi dan kini menjadi hits kembali. Meski terjadi perubahan, rasa masing-masing jajanan tetaplah nikmat. Kamu paling suka yang mana, nih?

Baca Juga: Resep Membuat Kue Pancong, Jajanan Tradisional yang Mulai Langka 

Renjana Aksara Photo Verified Writer Renjana Aksara

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

yummy-banner

Topic:

  • Naufal Al Rahman

Berita Terkini Lainnya