Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Jenis Susu Nabati untuk Diet dan Intoleransi Laktosa

5 Jenis Susu Nabati untuk Diet dan Intoleransi Laktosa
ilustrasi susu nabati (pexels.com/Polina Tankilevitch)
Intinya Sih
  • Susu nabati jadi alternatif populer bagi yang diet atau intoleran laktosa karena lebih ringan di perut, rendah kalori, dan tetap bernutrisi seimbang.
  • Lima jenis susu nabati yang direkomendasikan meliputi susu almond, kedelai, oat, kelapa, dan kacang mete dengan keunggulan nutrisi masing-masing.
  • Setiap jenis susu menawarkan manfaat berbeda seperti protein tinggi, serat beta-glucan, lemak baik, serta rasa alami yang mendukung gaya hidup sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lagi mencari alternatif susu yang tetap nikmat tapi aman buat diet sehat? Buat kamu yang menghindari produk susu hewani, pilihan susu dairy-free kini makin beragam dan mudah ditemukan. Bukan cuma bebas laktosa, jenis susu ini juga cenderung lebih ringan di perut dan rendah kalori.

Tak hanya bebas laktosa, susu dairy-free juga menawarkan kandungan nutrisi yang mendukung pola makan seimbang. Pilihan susu yang tepat bisa membuat proses diet terasa lebih ringan dan tetap menyenangkan. Yuk, cari tahu lima jenis susu nabati untuk diet dan intoleransi laktosa!

1. Susu almond

ilustrasi tips menyimpan susu almond
ilustrasi tips menyimpan susu almond (vecteezy.com/Olena Rudo)

Di kalangan pejuang diet, susu almond jadi pilihan favorit karena rasanya ringan dan mudah dinikmati. Teksturnya yang ringan dengan rasa gurih lembut membuatnya mudah dikombinasikan dengan berbagai minuman dan makanan. Kalorinya pun relatif rendah, terutama jika memilih varian tanpa tambahan gula.

Susu ini juga mengandung vitamin E yang berperan sebagai antioksidan untuk menjaga kesehatan kulit. Lemak yang terkandung di dalamnya termasuk lemak baik yang mendukung kesehatan jantung. Tak heran jika susu almond sering jadi andalan untuk menu diet sehari-hari.

2. Susu kedelai

ilustrasi susu kedelai
ilustrasi susu kedelai (vecteezy.com/Olena Rudo)

Susu kedelai dikenal memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dibandingkan dengan susu nabati lainnya. Protein ini membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga cocok untuk mendukung program diet. Rasanya cenderung creamy dan cukup mirip dengan susu sapi, membuatnya mudah diterima banyak orang.

Selain itu, susu kedelai juga mengandung isoflavon yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh. Selama memilih varian tanpa gula, kandungan lemaknya tetap aman untuk diet. Inilah alasan susu kedelai sering dipilih sebagai alternatif susu sehat sehari-hari.

3. Susu oat

ilustrasi oat milk homemade
ilustrasi oat milk homemade (vecteezy.com/Olena Rudo)

Dengan rasa yang ringan dan manis alami, susu oat tetap enak diminum tanpa tambahan gula. Kandungan serat beta-glucan di dalamnya membantu menyeimbangkan pencernaan dan menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Serat ini juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga cocok untuk menunjang diet.

Teksturnya yang creamy membuat susu oat cocok untuk campuran kopi atau overnight oats. Selain itu, susu oat relatif ramah untuk perut sensitif. Kombinasi rasa dan manfaatnya membuat susu ini makin digemari oleh pelaku diet.

4. Susu kelapa

ilustrasi coconut milk
ilustrasi coconut milk (freepik.com/jcomp)

Susu kelapa memiliki cita rasa gurih yang khas dan aromanya cukup menggugah selera. Kandungan lemaknya memang lebih tinggi, namun sebagian besar berasal dari lemak nabati. Jika dikonsumsi dalam porsi wajar, susu kelapa tetap bisa masuk ke dalam menu diet.

Karena bebas laktosa, susu kelapa jadi pilihan aman bagi pemilik intoleransi terhadap susu sapi. Selain dikonsumsi langsung, susu ini juga sering dimanfaatkan sebagai bahan smoothies dan olahan sehat. Rasa gurih alaminya membuat diet terasa lebih nikmat dan tidak monoton.

5. Susu kacang mete

ilustrasi susu kacang mete
ilustrasi susu kacang mete (freepik.com/jcomp)

Susu kacang mete memiliki tekstur yang lembut dan rasa creamy alami tanpa perlu banyak tambahan pemanis. Kandungan lemak baik di dalamnya membantu menjaga energi tubuh selama diet. Susu ini juga relatif rendah gula jika memilih versi unsweetened.

Selain itu, kacang mete juga mengandung mineral seperti magnesium dan zat besi yang dibutuhkan tubuh. Rasanya yang ringan dan tidak terlalu dominan membuat susu ini mudah dipadukan dengan berbagai jenis menu. Kalau ingin mencoba susu dairy-free yang berbeda, susu kacang mete bisa jadi pilihan menarik.

Mengonsumsi jenis susu nabati untuk diet dan intoleransi laktosa bisa membantu menjaga kenyamanan tubuh sekaligus mendukung program diet sehat. Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, kamu bisa menyesuaikannya dengan selera dan kebutuhan nutrisi harian. Jadi, susu dairy-free mana yang paling ingin kamu coba untuk menemani gaya hidup sehatmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Food

See More