Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Membuat Isian Tahu Bakso yang Lembut dan Tidak Kering
ilustrasi sepiring tahu bakso (vecteezy.com/Rangga A Firmansyah)

Bakso itu memiliki beragam jenis bentuk dan rasa. Selain yang bulat, tahu bakso juga eksis dalam kuliner Indonesia. Berkat adanya tahu maka rasa dan bentuk bakso jadi semakin menarik, bikin selera makan bertambah.

Tahu bakso enak sering kali ditunjukan oleh teksturnya yang lembut dan tidak kering. Kuncinya ada pada isian alias adonan baksonya. Untuk mendapatkan tahu bakso yang tidak keras, sebaiknya simak juga lima tips memasak pada artikel ini!

1. Gunakan lebih sedikit tepung pada isian

ilustrasi tepung tapioka (pexels.com/Silviu Din)

Selain menggunakan daging sebagai bahan utama, tambahkan juga sedikit tepung ke dalam adonan bakso untuk tekstur yang lebih kokoh dan empuk. Tepung yang biasa digunakan adalah sagu atau tapioka. Tepung ini bekerja menjaga kelembapan daging, sehingga teksturnya akan tetap empuk dan juicy.

Meski bekerja sebagai pengempuk, jumlah tepung tapioka atau sagu yang digunakan cukup sedikit saja. Soalnya penambahan tepung berlebihan akan menutupi rasa daging dan membuatnya terlalu kenyal atau keras.

2. Pastikan daging sudah digiling halus

ilustrasi daging giling (pexels.com/Eva Bronzini)

Tekstur daging yang dipakai untuk membuat isian tahu bakso sebaiknya dibuat halus, baik itu daging sapi atau ayam sekalipun. Sebab tekstur ini akan menambah sensasi lembut dan kekenyalan maksimal. Bentuk daging yang lengket juga membuatnya mudah menyatu dan tidak gampang lepas saat dimasukkan ke dalam tahu pong.

Cara menggiling adonan daging ayam bisa menggunakan blender biasa. Tetapi untuk daging sapi sebaiknya gunakan mesin penggiling tajam atau khusus karena blender biasa rentan menyebabkan adonan panas, bahkan mata pisau berisiko rusak lantaran teksturnya yang lebih padat dari ayam.

3. Giling adonan bersama es batu agar adonan bakso tidak keras

ilustrasi es batu (pixabay.com/Hans)

Salah satu bahan krusial yang akan menentukan tekstur tahu bakso adalah es batu. Bahan-bahan yang disatukan dengan mesin otomatis sering kali mudah panas karena kinerja mesin. Suhu tersebut dapat menyebabkan tekstur bakso jadi keras dan kering.

Maka dari itu, agar suhu adonan bakso tetap stabil maka dibutuhkan penambahan sedikit es batu. Dengan demikian, adonan bakso akan tetap berada di suhu yang pas. Hasilnya empuk dan kenyal meskipun tanpa tambahan sttp.

4. Usahakan adonan diaduk secukupnya

ilustrasi adonan bakso (pixabay.com/congerdesign)

Sewaktu mencampur adonan, usahakan bahan baku ini diaduk secukupnya saja dan jangan terlalu keras. Semakin lama diaduk, adonan bakso bisa panas dan menyebabkan tekstur bakso keras bahkan hancur. Banting sesekali untuk mendapatkan tekstur bakso yang kenyal dan padat.

Kendati demikian, bukan berarti kamu bisa mengaduk adonan asal dan terlalu sebentar. Sebab bila adonan tidak merata, tahu bakso bisa pecah, mengeras, atau kering setelah dimasak nanti.

5. Masak tahu bakso sampai matang tapi jangan terlalu lama

ilustrasi air mendidih di dalam panci (pixabay.com/MYCCF)

Memasak tahu bakso bisa dilakukan dengan beberapa metode, seperti dikukus atau direbus. Namun, penting memperhatikan waktu memasak karena jika diolah kelamaan khawatir baksonya bisa keras dan kering.

Bila dikukus, pastikan kukusan sudah dipanaskan. Kalau sudah berasap, masukkan tahu dan masak selama kurang lebih 30 menit (tergantung ukuran dan jumlah adonan).

Sementara bila direbus, usahakan kuahnya sudah mendidih sebelum memasukkan tahu bakso. Jaga api agar golakan di dalam panci tidak terlalu keras. Lalu masak secukupnya supaya tahu bakso tidak hancur karena kelamaan direbus.

Bila ingin membuat tahu bakso yang enak sebaiknya perhatikan juga cara mengolah isiannya. Soalnya kalau adonan baksonya keras dan kering, tahu bakso jadi kurang nendang, bahkan rentan pecah. Sebagai panduan tambahan, kamu bisa menyimak lima tips di atas untuk hasil tahu bakso yang empuk dan lezat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article