5 Tips Menggoreng Molen Pisang agar Renyah Merata dan Tidak Lengket

Molen pisang adalah gorengan manis yang cocok dimakan bersama segelas teh atau kopi. Suguhan ini bisa dibuat sendiri agar mendapatkan ukuran dan rasa sesuai selera. Kulitnya juga bisa dibuat tipis dan garing agar semakin memuaskan.
Meskipun dimasak dengan cara digoreng, tetapi mengolah molen pisang tetap perlu perhatian penuh agar matang merata dan tidak menempel. Selain memperhatikan kondisi pisang dan adonan kulit, simak juga lima tips menggoreng molen pisang supaya hasilnya renyah optimal di bawah ini!
1. Lilitkan kulit dengan sempurna dan pastikan ujungnya menempel

Pisang merupakan buah manis yang lembap, sehingga gampang menempel pada permukaan wajan. Makanya, sebelum digoreng pisang harus dipastikan terlilit kulit sepenuhnya agar tidak ada celah yang membuat makanan terbuka dan berakhir lengket.
Biar gampang, pastikan kulitnya digiling tipis agar semakin fleksibel dan mudah mengikuti bentuk pisang. Lalu sematkan ujungnya dengan cara dipipihkan supaya menempel dan tidak gampang terbuka. Kalau lilitan pisang tidak rapat, khawatir kulit akan terbuka dan membuat bentuk gorengan berantakan.
2. Goreng molen pakai banyak minyak supaya terendam

Menggoreng adonan molen pisang itu jangan pelit minyak. Soalnya jika tidak terendam sempurna, warna gorengan bisa berakhir kurang merata dan rentan gosong di berbagai sisi.
Makanya, makanan ini lebih bagus digoreng pakai banyak minyak agar sebagian besar adonan terendam optimal. Hasilnya molen jadi lebih renyah dan warnanya pun merata, tidak alot atau lembek setelah diangkat dari penggorengan.
3. Panaskan minyak sebelum gorengan dimasukkan ke dalamnya

Cara efektif menghasilkan gorengan berkulit renyah dan tidak lengket adalah memanaskan minyak beberapa saat sebelum molen dimasukkan. Suhu yang tepat akan langsung membentuk lapisan pelindung sehingga adonan cepat renyah dan tidak saling menempel.
Meski begitu, jangan sampai suhu minyak menjadi terlalu panas karena akan membuat kulitnya cepat gosong dan berakhir keras. Suhu panas yang tepat adalah ketika bahan dimasukkan ke dalam minyak langsung muncul gemericik tapi wajan belum terlalu berasap.
4. Goreng dalam jumlah secukupnya agar tidak lembek dan oily

Menggoreng adonan molen sebaiknya disesuaikan juga dengan diameter wajan. Jangan memasukkan terlalu banyak adonan dengan dalih ingin cepat selesai. Bukannya matang merata, suhu minyak bisa turun mendadak dan menyebabkan molen berubah oily.
Molen pisang akan susah dibolak-balik bahkan menempel lantaran tidak ada ruang tersisa di dalam wajan, bahkan sebagian bisa alot atau keras. Untuk itu, goreng secukupnya saja agar semua molen terendam minyak dengan optimal.
5. Gunakan api sedang untuk memasak molen supaya matang merata

Saat menggoreng molen pisang, atur api di suhu sedang. Suhu ini akan membuat kulitnya matang merata dan renyah maksimal, tapi tidak cepat gosong sebelum kulitnya matang. Kalau seiring berjalannya waktu suhu wajan meningkat pesat, kecilkan api agar molen pisang tidak keras.
Bila minyaknya berkurang, tambahkan minyak baru dan panaskan dulu sebelum memasukkan molen. Dengan begini, kamu akan memperoleh molen pisang yang renyah dan warna cantik merata.
Menggoreng molen pisang yang bagus diperlukan lebih dari sekadar memperhatikan adonan. Jumlah minyak sampai suhu wajan akan mempengaruhi hasil gorengan tersebut. Untuk itu, pastikan kamu menyimak lima tips menggorengnya bila ingin mendapatkan molen renyah yang matang merata.

















