5 Kesalahan Saat Masak Nasi Goreng yang Bikin Hasilnya Benyek dan Amis

- Nasi dingin atau sisa semalam menghasilkan tekstur nasi goreng yang lebih kokoh dan butirannya terpisah.
- Masak telur terlebih dahulu sebelum memasukkan nasi ke wajan untuk menghindari aroma amis dan tekstur becek.
- Tuangkan kecap atau saus di pinggiran wajan yang panas agar nasi tetap kering.
Siapa sih yang gak suka nasi goreng? Menu simpel satu ini sering banget jadi penyelamat saat kita lapar di tengah malam atau bingung mau masak apa buat sarapan. Meskipun kelihatannya gampang tinggal cemplung-cemplung bumbu dan nasi ke wajan, ternyata bikin nasi goreng yang enak, gurih, dan bertekstur "pera" ala abang-abang gerobakan itu ada seninya sendiri.
Pernah gak sih kamu masak nasi goreng tapi hasilnya malah lembek, menggumpal, atau yang lebih parah lagi, tercium aroma amis yang mengganggu? Bukannya bikin nafsu makan naik, nasi goreng yang "gagal" tekstur ini justru bikin kita malas buat menghabiskannya. Ternyata, ada beberapa kebiasaan sepele saat memasak yang sering kali jadi penyebabnya.
Biar masakanmu naik level dan gak gagal lagi, yuk simak lima kesalahan saat masak nasi goreng yang bikin hasilnya benyek dan amis berikut ini!
1. Menggunakan nasi yang baru saja matang atau masih panas

Kesalahan paling umum yang sering dilakukan pemula adalah menggunakan nasi yang baru saja keluar dari rice cooker. Nasi yang masih panas mengandung kadar air dan uap yang sangat tinggi. Jika nasi ini langsung diproses dengan bumbu cair dan minyak, teksturnya akan hancur dan menjadi benyek atau lembek seperti bubur.
Rahasia nasi goreng yang butirannya terpisah cantik adalah menggunakan nasi "pera" atau nasi sisa semalam yang sudah disimpan di dalam kulkas. Suhu dingin kulkas akan membantu mengurangi kelembapan nasi sehingga butirannya menjadi lebih kokoh. Kalau kamu harus masak pakai nasi baru, pastikan kamu mendinginkannya dulu di depan kipas angin sampai benar-benar dingin dan teksturnya agak mengeras.
2. Memasukkan telur setelah nasi sudah masuk ke wajan

Banyak orang punya kebiasaan memasukkan telur di atas nasi yang sedang digoreng dengan alasan praktis. Padahal, ini adalah kesalahan fatal yang bikin nasi goreng jadi berbau amis dan teksturnya becek. Telur mentah yang menyentuh nasi akan menyelimuti butiran nasi sebelum telurnya sempat matang sempurna, sehingga nasi jadi menggumpal dan terasa basah.
Cara yang benar adalah masak telur terlebih dahulu di awal. Kamu bisa mengocok lepas telur dan bikin orak-arik sampai benar-benar matang dan kering di wajan, baru kemudian masukkan nasi dan bumbu lainnya. Dengan cara ini, aroma telur akan keluar dengan harum (smoky) tanpa membuat nasi jadi lengket dan berbau amis yang tajam.
3. Terlalu banyak menuangkan kecap atau saus cair

Kecap manis, saus tiram, atau saus sambal memang kunci kelezatan nasi goreng. Namun, menuangkannya terlalu banyak atau langsung di atas nasi bisa merusak tekstur. Cairan yang berlebihan akan diserap oleh nasi, membuatnya jadi terlalu lembap dan akhirnya benyek. Nasi goreng yang bagus harusnya terlihat berminyak cantik, bukan basah karena saus.
Tips buat kamu, tuangkan kecap atau saus di pinggiran wajan yang panas, bukan langsung di atas nasinya. Biarkan saus tersebut sedikit berbuih atau terkaramelisasi karena suhu wajan, baru kemudian aduk rata dengan nasi. Teknik ini gak cuma menjaga nasi tetap "pera," tapi juga memberikan aroma karamel yang jauh lebih sedap daripada hanya mengaduknya biasa.
4. Memasak dengan api yang terlalu kecil

Nasi goreng membutuhkan suhu panas yang tinggi dan konstan agar bumbunya meresap tanpa merusak struktur nasi. Memasak dengan api kecil hanya akan membuat nasi "terendam" dalam minyak dan bumbu dalam waktu lama, sehingga hasilnya jadi berminyak dan teksturnya lembek.
Gunakan api besar (high heat) dan pastikan kamu terus mengaduk nasi dengan cepat agar tidak gosong. Suhu tinggi akan memicu reaksi maillard yang memberikan aroma harum khas nasi goreng abang-abang. Selain itu, suhu panas yang tinggi akan menguapkan sisa-sisa cairan bumbu dengan cepat, sehingga hasil akhirnya tetap kering dan gurih merata.
5. Menggunakan bumbu aromatik yang kurang matang

Bau amis pada nasi goreng gak cuma berasal dari telur, tapi bisa juga dari bumbu halus atau protein tambahan (seperti udang atau ayam) yang belum matang sempurna. Banyak orang terburu-buru memasukkan nasi sebelum bumbu halus seperti bawang putih, bawang merah, dan terasi benar-benar harum dan berubah warna.
Pastikan kamu menumis bumbu halus sampai matang dan keluar minyaknya (tanak). Kalau kamu pakai seafood seperti udang atau cumi, pastikan bahan tersebut dimasak sampai berubah warna dan air alaminya menyusut sebelum dicampur dengan nasi. Bumbu yang matang sempurna akan mengunci aroma sedap dan menyingkirkan bau langu maupun bau amis pada hidanganmu.
Membuat nasi goreng yang sempurna memang butuh ketelitian pada hal-hal kecil. Dengan menghindari lima kesalahan di atas, dijamin nasi goreng buatanmu bakal punya tekstur yang pas dan aroma yang bikin siapa saja pengen nambah lagi. Ternyata rahasia dapur abang-abang gerobakan gak sesulit yang kita bayangkan, kan?
Jadi, dari kelima poin tadi, mana nih yang paling sering tanpa sengaja kamu lakukan? Yuk, mulai sekarang perbaiki teknik masakmu dan rasakan bedanya! Jangan lupa share artikel ini ke teman atau keluarga kamu yang hobi masak nasi goreng di rumah, ya!



















