5 Tips Membekukan Adonan Choux Mentah, Ide Praktis!

Pernah tebersit di pikiran untuk membuat kue tanpa perlu membuat adonan dari awal? Ternyata itu bukan sesuatu yang mustahil, lho. Beberapa makanan benar-benar bisa disimpan lama dalam bentuk adonan, sehingga kamu bisa memasaknya lebih gampang di lain hari.
Salah satu kue yang adonan mentahnya bisa disimpan dalam waktu panjang adalah choux atau sus. Kue yang terkenal berongga dan juga bertekstur renyah. Kamu bisa menyimpan adonan mentah dalam keadaan beku supaya awet sampai sebulan lebih, tips membekukan adonan tersebut bisa diintip di sini!
1. Pastikan adonan dibuat pakai bahan berkualitas

Sebelum adonan choux disimpan, pastikan kamu membuatnya menggunakan bahan-bahan segar dan berkualitas. Sebab komponen yang bagus akan membuat rasa dan hasilnya memuaskan. Mulai dari tepung, susu atau air, mentega, garam, gula, sampai telur.
Pastikan pencampuran adonan juga dilakukan dengan benar. Tambahkan telur saat adonan tepung sudah cukup dingin atau hangat supaya tidak berubah jadi telur orak-arik. Pastikan jumlah telur tidak berlebihan karena bisa menyebabkan choux kesulitan mengembang.
Untuk mengecek adonan yang bagus dan pas, kamu bisa angkat paddle atau alat pengaduk adonan. Bila adonan menggantung membentuk huruf 'V', kemungkinan besar adonan choux sudah siap dipanggang atau disimpan.
2. Bentuk adonan pakai silicon atau piping bag

Untuk membekukan adonan choux mentah sebaiknya jangan disimpan begitu saja. Sebab nantinya adonan jadi lebih sulit dibentuk kembali setelah dicairkan. Akan jauh lebih simpel dan efektif apabila kamu membentuknya terlebih dahulu.
Biar ukurannya rapi, kamu bisa gunakan cetakan silikon berbentuk setengah bundar. Pastikan adonan tersebut diisi penuh dan diratakan supaya bentuknya jadi bagus dan seragam.
Tapi, kalau kamu tidak punya cetakan silikon maka bisa bentuk manual saja. Gunakan baking mat atau baking paper sebagai alas, kemudian semprotkan adonan menggunakan piping bag dengan bentuk sesuai selera.
3. Bekukan adonan sampai cukup padat

Untuk mempertahankan bentuk choux supaya lebih mudah disimpan, maka adonan yang sudah kamu bentuk perlu diletakkan beberapa saat dalam freezer. Kamu bisa simpan adonan tersebut sampai cukup padat dan bentuknya tidak berubah setelah disentuh.
Setelah cukup padat, lepaskan adonan perlahan-lahan dari cetakan atau loyang supaya bentuknya tetap terjaga. Lewat cara ini, penyimpanan adonan jadi lebih maksimal dan choux pun bisa langsung dipanggang tanpa harus dicetak ulang nantinya.
4. Simpan adonan yang mengeras di wadah bersih

Setiap adonan choux yang sudah mengeras itu dapat kamu simpan di dalam kantong freezer atau wadah kedap udara. Pastikan setiap wadah memiliki kondisi yang cukup bersih dan kering supaya adonan tahan lama.
Wadah berair sering kali menimbulkan bunga es berlebihan yang bisa membuat adonan choux berubah setelah dicairkan. Untuk itu, selain mempersiapkan adonan dengan baik, kamu juga perlu menyediakan wadah yang bagus dan bersih.
5. Cairkan adonan beberapa menit sebelum dipanggang

Untuk mengolah adonan choux, kamu dapat mengeluarkan bahan tersebut beberapa menit dari freezer sebelum dipanggang. Dilansir Secret Recipe Notebook, kamu bisa mencairkan adonan tersebut selama 2-3 menit sebelum dimasukkan ke oven.
Selama proses memasak berlangsung, pastikan kamu tidak membuka pintu oven sering dan sembarangan. Sebab itu akan menghambat proses kematangan choux yang seharusnya mengembang optimal. Perhatikan juga kematangan choux dari pintu kaca karena waktunya bisa berbeda, menyesuaikan kondisi adonan ataupun ukuran choux.
Choux yang nikmat itu bisa kamu simpan adonan mentahnya supaya lebih mudah saat akan membuat kue di kemudian hari. Penyimpanan tersebut dapat dilakukan dengan membekukan adonan berdasarkan tips di atas. Choux pun bisa tahan lebih dari sebulan!