Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Kegunaan Lada Hitam dalam Masakan, Bukan Sekadar Penambah Pedas!
Ilustrasi lada hitam (pexels.com/Dmitry Sidorov)
  • Lada hitam bukan cuma penambah pedas, tapi juga meningkatkan cita rasa dan aroma kompleks pada masakan, membuat bahan makanan terasa tidak hambar.

  • Rempah ini efektif menghilangkan bau amis pada protein, jadi bumbu marinasi andalan untuk steak, sekaligus berperan sebagai pengawet alami berkat kandungan anti bakterinya.

  • Lada hitam bisa menggantikan garam bagi diet rendah natrium dan versi bubuk halusnya mampu mengentalkan kuah atau saus tanpa perlu tambahan tepung.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan butiran hitam kecil yang satu ini. Di dapur, lada hitam sering kali dianggap sebagai "pasangan sejati" garam. Namun, tahukah kamu kalau fungsinya jauh lebih luas daripada sekadar memberikan rasa pedas yang menggigit lidah?

Sebagai salah satu rempah tertua dan paling populer di dunia, lada hitam memiliki karakteristik unik yang tidak dimiliki bumbu lain. Kalau kamu selama ini hanya memakainya untuk membuat saus black pepper atau taburan telur ceplok, kamu wajib menyimak artikel ini sampai habis. Yuk, bedah lebih dalam mengenai kegunaan lada hitam dalam masakan yang bakal bikin skill masak kamu makin jago!

1. Peningkat cita rasa dan aroma yang kompleks

Ilustrasi lada putih dan hitam (unsplash.com/Christina Rumpf)

Kegunaan lada hitam yang paling mendasar adalah sebagai peningkat cita rasa (flavor enhancer). Berbeda dengan cabai yang memberikan rasa pedas "panas" di permukaan lidah, lada hitam memberikan sensasi kehangatan yang lebih dalam dan aroma yang kompleks.

Ketika kamu menambahkan lada hitam ke dalam tumisan atau sup, ia memberikan dimensi rasa yang lebih kaya. Aromanya yang woody dan sedikit sitrus membantu mengeluarkan rasa asli dari bahan makanan lain sehingga masakan kamu tidak terasa hambar atau "datar".

2. Ampuh menghilangkan bau amis pada protein

ilustrasi butiran lada hitam (pexels.com/Victoria Bowers)

Pernah memasak ikan, cumi, atau telur tapi baunya masih tercium tajam? Nah, lada hitam adalah solusinya. Aroma tajam dan kandungan minyak atsiri dalam lada hitam sangat efektif untuk menutup bau amis pada bahan protein.

Kamu bisa menaburkan sedikit lada hitam saat proses mencuci bahan atau mencampurnya langsung saat dimasak. Dengan begitu, hasil masakan kamu akan tercium lebih segar dan menggugah selera tanpa ada gangguan aroma amis yang mengganggu.

3. Bumbu marinasi wajib untuk steak

Ilustrasi lada hitam alami (unsplash.com/Pratiksha Mohanty)

Kalau kamu penggemar berat daging, kamu pasti tahu kalau lada hitam adalah kunci utama steak yang enak. Dalam pembuatan steak, lada hitam sering digunakan dalam jumlah banyak untuk proses marinasi.

Lada hitam yang ditumbuk kasar (coarse) akan membentuk lapisan kerak yang nikmat saat daging dipanggang. Rasa pedas khasnya meresap hingga ke serat daging terdalam, memberikan keseimbangan rasa pada lemak daging yang juicy. Tanpa lada hitam, steak yang kamu buat mungkin akan terasa kurang "nendang".

4. Berperan sebagai pengawet alami

Ilustrasi lada hitam sebagai pengawet (unsplash.com/Nancy Hughes)

Mungkin hal ini jarang disadari, tapi lada hitam sebenarnya memiliki kandungan senyawa yang dapat membantu mengawetkan makanan secara alami. Sejak zaman dahulu, lada hitam digunakan dalam proses pengasapan atau penggaraman daging agar tidak cepat busuk.

Kandungan antibakteri di dalamnya menghambat pertumbuhan mikroba pada makanan. Jadi, selain membuat rasa lebih enak, penggunaan lada hitam juga membantu masakan kamu bertahan sedikit lebih lama secara alami.

5. Pengganti garam untuk diet rendah natrium

Ilustrasi mengolah lada hitam (unsplash.com/Nancy Hughes)

Kamu sedang menjalani program diet atau harus mengurangi konsumsi garam karena alasan kesehatan? Lada hitam bisa jadi penyelamat kamu. Banyak orang merasa masakan terasa hambar jika tidak pakai banyak garam, namun lada hitam dapat memanipulasi lidah kita.

Karena rasanya yang kuat dan dominan, lada hitam mampu meningkatkan rasa masakan tanpa perlu bergantung pada garam. Ini adalah trik cerdas untuk kamu yang ingin tetap makan enak tapi tetap menjaga asupan natrium agar tidak berlebihan.

6. Pengental kuah alami (versi bubuk)

Ilustrasi lada hitam untuk masakan (unsplash.com/Calum Lewis)

Ini adalah tips rahasia yang mungkin belum banyak orang tahu. Penggunaan lada hitam dalam bentuk serbuk yang sangat halus ternyata bisa menambah tekstur sedikit kental pada saus atau sup.

Jika kamu sedang membuat saus gravy atau sup kental namun tidak ingin menggunakan terlalu banyak tepung maizena, penambahan bubuk lada hitam bisa membantu memberikan konsistensi yang lebih "berat" sekaligus memberikan efek hangat di tenggorokan saat disantap.

Agar kegunaan lada hitam dalam masakan kamu lebih maksimal, usahakan untuk menggunakan lada hitam yang baru ditumbuk (freshly ground). Lada hitam yang sudah dalam bentuk bubuk kemasan lama biasanya sudah kehilangan sebagian besar aroma dan kekuatan rasanya.

Sekarang kamu sudah tahu, kan, kalau lada hitam itu punya peran besar di dapur? Jadi, jangan ragu untuk bereksperimen dengan rempah satu ini di setiap masakanmu. Selamat memasak!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team