5 Tips Membuat Sate Sapi Thailand, Gurih dan Empuk!

- Sate sapi Thailand punya cita rasa khas dengan bumbu kari dan santan, berbeda dari sate Indonesia yang identik dengan kecap manis.
- Lima tips penting meliputi pemilihan daging empuk, penyangraian rempah, marinasi semalaman, tambahan soda kue, serta pembakaran hingga matang sempurna.
- Proses marinasi dan teknik memasak yang tepat membuat sate lebih gurih, empuk, dan cocok dijadikan inspirasi menu spesial seperti Iduladha.
Sate sapi bukan cuma eksis sebagai masakan Nusantara. Negara tetangga seperti Thailand juga punya suguhan serupa dengan cita rasanya yang khas. Kalau Indonesia identik akan kecap manisnya, maka sate sapi Thailand dekat dengan penggunaan kari dan santan.
Hidangan ini juga manis gurih, tapi susunan bahannya agak berbeda. Kalau mau meracik sate sapi bumbu Thailand, ikuti juga lima tips ini supaya masakan makin memikat lidah.
1. Gunakan bagian daging sapi yang gampang empuk

Setiap bagian daging sapi memiliki kelebihan tersendiri saat diolah menjadi aneka macam masakan. Dalam pembuatan sate ini, kamu bisa pertimbangkan skirt, flank, ribeye, sampai sirloin karena daging cepat empuk, bertekstur lembut dan cukup kenyal.
Daging yang dibeli sebaiknya masih bagus serta dalam kondisi segar agar rasanya lebih enak dan menggugah selera. Potong daging dengan ukuran sedang agar lekas matang, bisa dipotong dadu atau sesuai selera.
2. Sangrai rempah sebelum dihaluskan agar aromanya keluar

Bumbu marinasi sate sapi Thailand ini memuat ketumbar, jintan, bawang putih, serai (opsional), pasta kari, gula, santan sampai penyedap rasa. Beberapa bahan perlu disangrai dulu untuk mengeluarkan aroma berempah dan mempermudah proses menghaluskan adonan.
Bahan yang perlu disangrai tersebut mencakup ketumbar dan jintan. Masak menggunakan api sedang-kecil sembari diaduk-aduk sampai harum. Bila sudah matang, baru haluskan bersama bahan lain agar lebih lunak dan hasilnya lezat.
3. Marinasi daging semalaman agar bumbunya meresap maksimal

Bumbu yang sudah kamu haluskan tadi kemudian bisa digunakan sebagai marinasi potongan daging sapi. Jangan lupa balurkan secara merata biar rasanya juga konsisten. Gunakan wadah bersih untuk meminimalisir kontaminasi silang.
Baiknya marinasi daging sapi ini didiamkan beberapa jam sebelum dibakar. Namun, untuk hasil maksimal disarankan disimpan selama semalaman di dalam kulkas. Cara ini dapat membuat rasa sate semakin intens dan memikat lidah.
4. Tambahkan soda kue untuk mengempukkan daging

Kalau kamu menggunakan daging sapi secara acak atau bagian yang terkenal susah empuk, maka kamu perlu menambahkan sedikit soda kue. Bahan ini bisa membantu memecah serat pada daging dan menghasilkan sate yang empuk.
Proses marinasinya sama saja dengan tanpa soda kue. Lebih maksimal kalau didiamkan semalaman. Ingat, jumlahnya jangan kebanyakan supaya sate daging tidak pahit.
5. Masak daging sapi sampai matang sempurna biar empuk

Sebelum dibakar, pastikan tusukan sate sudah direndam air hangat setengah jam sebelumnya. Gunanya supaya bahan tersebut tidak mudah terbakar sehingga lebih mudah membolak-balik sate sapi. Untuk menghasilkan aroma smokey otentik, kamu bisa bakar sate di atas arang.
Sesekali olesi sate menggunakan santan kental supaya lebih moist dan kaya rasa. Sate harus dibakar sampai matang sempurna biar empuk dan tidak terlalu kenyal. Setelah matang, istirahatkan beberapa menit agar bagian dalamnya tetap juicy.
Sate sapi asal Thailand ini memang unik. Namun, kalau mau mendapatkan sensasi sedap maksimal, ada baiknya tambahkan juga lima tips di atas supaya hasilnya empuk dan gurih. Cocok untuk inspirasi menu Iduladha juga, lho!


















