6 Trik Agar Ayam Goreng Crispy Bisa Tahan Seharian, Renyahnya Awet!

- Gunakan marinasi kering untuk ayam crispy lebih awet dan gurih.
- Campur tepung terigu dengan maizena atau tepung beras dalam perbandingan 2:1.
- Teknik "press and shake" saat membalur ayam ke tepung untuk hasil crispy yang tebal dan tahan lama.
Siapa gak suka ayam goreng crispy? Teksturnya yang renyah di luar tapi juicy di dalam bikin siapa pun susah nolak. Gak heran kalau menu satu ini selalu jadi favorit, baik dimakan langsung panas-panas maupun dibawa untuk bekal. Namun, masalah klasiknya, ayam goreng crispy sering banget berubah jadi lembek dan berminyak setelah beberapa jam.
Untuk yang suka bawa bekal, jualan, atau sekadar masak banyak untuk stok, pasti pengen ayam gorengnya bisa tetap kriuk walau gak dimakan langsung. Kabar baiknya, ada trik simpel tapi manjur agar ayam goreng crispy tetap renyah seharian. Gak ribet kok, hanya butuh sedikit perhatian di tahap marinasi, balur tepung, cara goreng, sampai penyimpanan. Yuk, kita bongkar rahasianya satu per satu!
1. Gunakan marinasi kering

Banyak orang cuma celup ayam ke bumbu cair, lalu langsung dilapisi tepung. Padahal, marinasi kering alias dry rub bisa jadi kunci ayam crispy lebih awet dan gurih. Caranya: campur garam, merica, bawang bubuk, atau bumbu favorit kamu, lalu balurkan ke ayam dan diamkan di kulkas minimal 30 menit. Marinasi kering bikin daging lebih kering di permukaan sehingga tepung bisa menempel lebih kokoh dan crispy tahan lama.
2. Campuran tepung yang pas

Agar bisa menghasilkan tekstur renyah yang tahan lama, jangan cuma pakai tepung terigu biasa. Campur dengan tepung maizena atau tepung beras dengan perbandingan 2:1. Tepung beras dan maizena bikin lapisan jadi lebih garing, sementara tepung terigu memberikan daya rekat yang kuat. Kalau mau lebih crunchy, bisa ditambah sedikit baking powder.
3. Teknik balur tepung yang benar

Balurin ayam ke tepung jangan asal celup-celup. Ada trik yang sering dipakai resto, yaitu teknik “press and shake”. Caranya: masukkan ayam ke wadah berisi tepung, tekan-tekan agar menempel rata, lalu goyang-goyang agar tepung berlebih jatuh. Lakukan 2–3 kali baluran untuk hasil crispy yang tebal dan tahan lama. Semakin banyak lapisan tipis, semakin renyah ayamnya.
4. Minyak harus banyak dan panas stabil

Kalau minyak sedikit atau suhunya gak stabil, ayam bisa jadi berminyak dan cepat lembek. Pastikan minyak cukup banyak, minimal bisa merendam potongan ayam. Suhu ideal sekitar 170–180 derajat Celcius. Kalau terlalu panas, luarnya gosong tapi dalamnya masih mentah. Kalau terlalu dingin, ayam jadi menyerap minyak berlebih dan kurang garing. Trik tambahan, jangan masukin terlalu banyak ayam sekaligus karena bisa menurunkan suhu minyak secara drastis.
5. Goreng dua kali untuk hasil maksimal

Rahasia ayam crispy ala restoran cepat saji adalah teknik double frying alias goreng dua kali. Pertama, goreng ayam setengah matang dengan api sedang, angkat, lalu diamkan beberapa menit. Kedua, goreng lagi dengan api besar sampai warna keemasan. Teknik ini bikin lapisan tepung lebih kering dan tahan crispy lebih lama.
6. Tiriskan dengan cara yang tepat

Banyak orang masih pakai kertas minyak atau tisu dapur untuk menyerap kelebihan minyak. Padahal, cara ini justru bikin uap terjebak dan ayam jadi lembek. Lebih baik tiriskan ayam di atas rak kawat (cooling rack) agar udara bisa mengalir dari semua sisi. Letakkan rak di atas wadah agar minyak menetes ke bawah. Hasilnya, ayam tetap renyah tanpa jadi basah.
Membuat ayam goreng crispy yang tahan seharian memang butuh trik khusus, tapi bukan berarti ribet. Dengan trik ini, kamu bisa bikin ayam goreng yang tetap renyah walau sudah didiamkan seharian. Cocok untuk bekal kerja, piknik, atau bahkan ide jualan.