5 Jenis Tepung Terbaik untuk Pancake dan Kegunaannya, Wajib Tahu!

- Tepung terigu protein sedang membuat pancake lembut dan mudah matang
- Tepung terigu protein rendah cocok untuk pancake ringan ala Jepang atau crepes
- Tepung gandum utuh memberikan pancake lebih sehat dengan tekstur padat dan kasar
Pancake jadi menu favorit banyak orang karena rasanya yang lezat dan teksturnya yang lembut. Namun, tahukah kamu kalau hasil pancake sangat dipengaruhi oleh jenis tepung yang digunakan? Setiap jenis tepung punya fungsi berbeda yang bisa membuat pancake lebih empuk, padat, atau bahkan lebih sehat.
Sayangnya, banyak orang masih asal pilih tepung tanpa paham fungsinya. Dengan memilih tepung yang tepat, kamu bisa menghasilkan pancake yang sesuai selera tanpa ribet. Yuk, simak lima jenis tepung terbaik untuk pancake dan kegunaannya biar gak salah pilih!
1. Tepung terigu protein sedang

Tepung terigu protein sedang merupakan jenis tepung yang paling sering digunakan untuk membuat pancake. Kandungan protein yang seimbang membantu adonan mengembang dengan baik tanpa membuat teksturnya keras. Pancake yang dihasilkan cenderung lembut, empuk, dan mudah matang secara merata.
Tepung ini memiliki daya serap cairan yang baik sehingga adonan lebih mudah diatur konsistensinya. Hasil pancake pun fleksibel untuk dikreasikan dengan berbagai topping, mulai dari manis hingga gurih. Bagi pemula, tepung terigu protein sedang merupakan pilihan yang paling praktis dan minim risiko gagal.
2. Tepung terigu protein rendah

Tepung terigu protein rendah kerap dipilih untuk membuat pancake dengan tekstur yang lebih ringan. Rendahnya kandungan gluten membuat hasil pancake terasa lembut tanpa kesan kenyal. Jenis tepung ini sangat cocok digunakan untuk pancake ala Jepang maupun pancake tipis seperti crepes.
Namun, adonan perlu ditangani dengan hati-hati agar tidak mudah hancur saat dimasak. Biasanya, tepung ini dipadukan dengan telur dan susu agar struktur pancake tetap stabil. Hasil akhirnya cocok untuk kamu yang menyukai pancake super lembut di mulut.
3. Tepung gandum utuh

Tepung gandum utuh menjadi pilihan populer bagi yang ingin membuat pancake lebih sehat. Tepung ini mengandung serat lebih tinggi karena masih menyimpan bagian kulit gandum. Tekstur pancake cenderung lebih padat dan sedikit kasar dibandingkan tepung terigu biasa.
Namun, cita rasanya tetap memuaskan dan mampu memberikan efek kenyang yang lebih bertahan lama. Untuk hasil yang lebih lembut, tepung gandum utuh bisa dicampur dengan tepung terigu protein sedang. Pancake dari tepung ini cocok dinikmati sebagai menu sarapan bernutrisi.
4. Tepung oat

Tepung oat merupakan salah satu alternatif tepung yang banyak digunakan dalam menu diet. Bahan ini dapat diperoleh dengan menghaluskan oatmeal hingga teksturnya menyerupai tepung. Hasil pancake dari tepung oat cenderung lembut dengan rasa gurih yang tidak berlebihan.
Selain tinggi serat, tepung oat juga membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Namun, adonan biasanya lebih rapuh sehingga perlu tambahan telur sebagai pengikat. Pancake oat cocok untuk kamu yang ingin camilan sehat tanpa mengorbankan rasa.
5. Tepung beras

Bagi yang menghindari gluten, tepung beras bisa menjadi alternatif untuk membuat pancake. Tekstur yang dihasilkan cenderung ringan dengan rasa kenyal yang lembut di setiap gigitan. Jenis tepung ini cocok untuk kamu yang memiliki intoleransi gluten atau ingin variasi baru.
Namun, tepung beras kurang elastis sehingga adonan mudah patah jika tidak dicampur dengan bahan lain. Biasanya, tepung ini dipadukan dengan telur dan susu untuk hasil yang lebih stabil. Pancake dari tepung beras memiliki cita rasa unik yang berbeda dari pancake pada umumnya.
Memilih jenis tepung yang tepat bisa membuat hasil pancake terasa jauh lebih maksimal. Dengan memahami kegunaan setiap tepung, kamu bisa menyesuaikan tekstur dan rasa sesuai selera. Karena itu, jangan asal pilih sebelum mulai memasak dan sesuaikan tepung dengan hasil pancake yang kamu inginkan.


















