Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Resep Donat Empuk Anti Gagal, Hasilnya Lembut Mengembang
ilustrasi resep donat empuk (unsplash.com/id/@neetuladdha83)

Membuat donat empuk anti gagal memang jadi tantangan tersendiri, apalagi kalau ingin hasilnya selembut buatan bakery. Banyak orang gagal karena adonan terlalu keras atau kurang mengembang akibat hal-hal sepele yang sering tidak disadari, lalu akhirnya jadi malas mencoba lagi.

Resep donat empuk antigagal ini cocok untuk pemula karena langkah-langkahnya mudah diikuti dan bahan-bahannya pun cukup gampang ditemukan di pasar tradisional terdekat. Soal hasil akhirnya, donat dijamin cantik dengan warna keemasan dan bagian dalam yang empuk, lembut, serta bikin susah berhenti makan.

Bahan Donat Empuk Antigagal

ilustrasi bahan membuat kue (unsplash.com/Christian Bowen)

Bahan utama adonan donat:

  1. 5 gram ragi aktif kering atau ragi instan

  2. 90 ml air

  3. 150 ml buttermilk dalam suhu ruang

  4. 1 butir telur yang dikocok lepas dan harus dalam suhu ruang

  5. 57 gram mentega (butter) yang dilelehkan

  6. 454 gram tepung terigu serbaguna (all-purpose flour) atau tepung terigu protein tinggi (bread flour).

  7. 55 gram gula pasir

  8. 1 sendok teh garam

Bahan menggoreng dan pelapis:

  1. minyak goreng secukupnya

  2. gula pasir tambahan untuk taburan atau lapisan luar donat setelah matang.

Cara Membuat

ilustrasi adonan roti (pexels.com/@katerin)

  1. Siapkan adonan donat terlebih dahulu dengan mencampurkan bahan cair, seperti air hangat, buttermilk, telur, dan mentega leleh. Setelah itu, masukkan bahan kering seperti tepung, gula, dan garam, dan tambahkan ragi pada bagian terakhir.

  2. Uleni menggunakan stand mixer atau tangan hingga adonan menjadi lembut dan elastis. Tutup adonan dan diamkan hingga mengembang sekitar dua kali lipat. Waktu fermentasi bisa berbeda-beda tergantung suhu ruangan dan kondisi ragi, tetapi biasanya memakan waktu sekitar 1–2 jam.

  3. Setelah adonan mengembang, pindahkan ke permukaan yang sudah ditaburi tepung. Uleni sebentar saja, lalu bagi adonan menjadi dua bagian agar lebih mudah dibentuk. Gilas adonan dengan ketebalan sekitar 1,2 cm.

  4. Cetak adonan menggunakan cetakan donat, lalu bagian tengah yang tersisa jangan dibuang karena bisa dijadikan donat mini. Jika ingin donat isi tanpa lubang, cukup bentuk bulatan adonan dengan permukaan halus. Letakkan setiap donat di atas potongan kertas roti, lalu susun di loyang. Simpan di tempat hangat agar adonan mengembang kembali hingga tampak lebih besar dan ringan.

  5. Panaskan minyak hingga suhu sekitar 180 derajat Celsius. Jika tidak memiliki termometer, coba goreng satu donut hole terlebih dahulu. Jika langsung berbuih dan matang perlahan, berarti suhu minyak sudah pas.

  6. Goreng donat sedikit demi sedikit sampai kedua sisinya berubah warna menjadi keemasan. Balik donat saat satu sisi sudah matang agar warnanya merata.

  7. Setelah matang, angkat dan tiriskan di atas tisu dapur atau rak pendingin. Setelah donat agak dingin, baluri dengan gula pasir sesuai selera.

  8. Sajikan donat empuk dengan minuman favoritmu.

Tips Membuat Donat Empuk Antigagal

ilustrasi adonan (pexels.com/skitterphoto)

Membuat donat ragi yang empuk dan fluffy ternyata gak melulu soal resep, tapi juga teknik selama proses pembuatannya. Dimulai dari pengertian bahwa terlalu banyak tepung bisa bikin tekstur donat menjadi padat dan kurang lembut saat digigit.

Selain itu, kondisi ragi sangat berpengaruh terhadap hasil akhir donat, jadi perlu dipastikan bahwa ragi sebaiknya masih aktif dan segar agar adonan bisa mengembang sempurna. Jika membuat adonan secara manual, ragi bisa dilarutkan terlebih dahulu dalam air hangat hingga berbuih sebagai tanda bahwa ragi masih bekerja dengan baik.

Saat proses fermentasi, jangan hanya berpatokan pada waktu, tetapi juga harus dilihat dari bentuk adonannya. Adonan yang siap biasanya sudah mengembang hingga dua kali lipat dan terasa lebih ringan. Ada berbagai cara untuk menjaga kelembapan adonan selama proofing, salah satunya dengan meletakkan air panas di dalam oven agar permukaan adonan tidak kering dan tetap lembut.

Tips penting lainnya ada pada proses menggoreng. Suhu minyak ideal berada di sekitar 180° Celsius supaya donat matang merata dan gak menyerap terlalu banyak minyak. Jika minyak terlalu panas, bagian luar donat bisa cepat kecokelatan sementara bagian dalamnya belum matang sempurna.

Dan gak kalah penting, jangan menambahkan terlalu banyak tepung saat adonan terasa lengket. Sedikit lengket justru membantu menghasilkan tekstur donat yang lebih ringan dan empuk. Setelah matang, donat paling nikmat disantap saat masih fresh karena teksturnya masih sangat lembut dan fluffy.

Dengan mengikuti resep donat empuk antigagal barusan, kamu bisa membuat donat rumahan yang lembut mirip buatan toko. Rasanya yang manis gak berlebihan membuat kudapan ini cocok disajikan sebagai camilan maupun teman minum teh dan kopi. Selamat mencoba!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article